Theodore Roosevelt yang lahir pada tanggal 27 October 1858 dan wafat pada tanggal 6 January 1919 adalah seorang negarawan, penulis dari Amerika dan juga pernah menjabat sebagai Presiden Amerika Serikat ke-26 dari 1901 hingga 1909.
Theodore Roosevelt adalah salah satu pemimpin pelestarian hutan belantara yang paling aktif dalam sejarah. Sebagai gubernur New York pada masa itu, dia melarang penggunaan bulu sebagai perhiasan untuk mencegah pembantaian beberapa burung.
Sementara dirinya sebagai Presiden Amerika Serikat pada tahun 1901sampai tahun 1909, Roosevelt menyisihkan ratusan juta hektar hutan belantara untuk di pelihara, ia juga secara aktif melakukan konservasi tanah dan air, dan menciptakan lebih dari 200 hutan nasional, monumen nasional, taman nasional dan perlindungan satwa liar.
Roosevelt adalah pemimpin Partai Republik pada waktu itu dan ia menjadi kekuatan pendorong untuk Era Progresif di Amerika Serikat pada awal abad ke-20. Wajahnya telah digambarkan di Gunung Rushmore, bersama dengan tiga mantan presiden lainnya yaitu George Washington, Thomas Jefferson, dan Abraham Lincoln.
Theodore Roosevelt dan masa kecilnya
Roosevelt dilahirkan sebagai anak yang sering sakit-sakitan dan asma telah melemahkan kesehatannya, tetapi dia mengatasi masalah kesehatan fisiknya dengan melakukan olah raga yang kuat. Dia mengintegrasikan kepribadiannya yang penuh kegembiraan dan prestasi yang terkenal di dunia menjadi persona “koboi” yang didefinisikan oleh maskulinitas yang kuat.
Ia tidak mengenyam pendidikan sekolah dasar di sekolah tapi ia bersekolah di rumah atau home schooling dan setelah itu melanjutkan di Harvard College. Ia menulis Buku, The Naval War of 1812 pada tahun 1882, dan buku tersebut menetapkan reputasinya sebagai sejarawan terpelajar dan sebagai penulis populer.
Theodore Roosevelt dan dunia politik
Setelah memasuki dunia politik, ia menjadi pemimpin faksi reformasi Republik di legislatif negara bagian New York. Kematian yang hampir bersamaan dari istri dan ibunya,menyebabkan ia melarikan diri ke peternakan sapi di Dakotas.
Roosevelt menjabat sebagai Asisten Sekretaris Angkatan Laut di bawah Presiden William McKinley, tetapi mengundurkan diri dari jabatan itu untuk memimpin Rough Riders selama Perang Spanyol-Amerika. Setelah kembali sebagai pahlawan perang, ia terpilih sebagai Gubernur New York pada tahun 1898.
Setelah kematian Wakil Presiden Garret Hobart, pimpinan partai negara bagian New York meyakinkan McKinley untuk menerima Roosevelt sebagai pasangannya dalam pemilu 1900. Roosevelt berkampanye dengan penuh semangat, dan tiket McKinley-Roosevelt berhasil membawa kemenangan besar yang didasarkan pada platform perdamaian, kemakmuran, dan konservasi.
Setelah menjabat sebagai Wakil Presiden pada bulan Maret 1901, ia menjadi Presiden di usia yang cukup muda yaitu pada usia 42 setelah pembunuhan McKinley pada bulan September, dan tetap menjadi yang Presiden Amerika Serikat termuda.
Sebagai pemimpin gerakan Progresif, ia memperjuangkan kebijakan domestik “Transaksi Persegi” atau ”square deal”-nya. Roosevelt juga menjadikan konservasi sebagai prioritas utama dengan cara mendirikan banyak taman nasional baru, hutan, dan monumen yang dimaksudkan untuk melestarikan sumber daya alam negara.
Dari semua pencapaian Roosevelt, ia merasa paling bangga atas karyanya dalam konservasi sumber daya alam, dan memperluas perlindungan federal terhadap tanah dan kehidupan liar. Roosevelt bekerja sama dengan Menteri Dalam Negeri James Rudolph Garfield dan Kepala Dinas Kehutanan Amerika Serikat Gifford Pinchot untuk membuat serangkaian program konservasi.
Program ini sering mendapatkan perlawanan dari anggota Kongres Barat seperti Charles William Fulton. Meskipun demikian, Roosevelt mendirikan Dinas Kehutanan Amerika Serikat, menandatangani undang-undang pembuatan lima Taman Nasional, dan menandatangani 1906 Antiquities Act, di mana ia memproklamasikan 18 Monumen Nasional AS.
Dia juga mendirikan 51 cadangan burung pertama dan 150 Hutan Nasional, termasuk Hutan Nasional Shoshone. Wilayah Amerika Serikat yang ia tempatkan di bawah perlindungan publik secara total adalah sekitar 230.000.000 hektar (930.000 km2). Theodore Roosevelt masih mempunyai prestasi dan sederet jasa yang mencengangkan jadi sudah sewajarnya jika kita bisa mengikuti langkah-langkahnya untuk ikut menyelamatkan alam yang indah ini.



