0062 8119985858 info@sarahbeekmans.co.id

“Simplicity carries the honesty that polished things often hide.”

 

Siang itu kami akhirnya tiba di bengkel yang terasa lebih seperti rumah singgah bagi roda-roda berat. Truck-truck besar berbaris di halamannya  dan sebagian bahkan parkir hingga merambah ke jalanan.

 

Di pagar besi hitam, jemuran pakaian para pekerja bergoyang pelan, dijemput oleh angin siang yang membawa aroma oli, solar dan sedikit terpaan dari debu jalanan.

 

Ada kaus lusuh, celana jeans yang sudah luntur juga celana kerja dengan bercak oli yang menempel. Semuanya tergantung apa adanya, tanpa disembunyikan, seolah membuka halaman kisah tentang keseharian mereka.

 

Ada kejujuran yang sederhana dalam pemandangan itu. Pakaian yang bergantung di pagar seakan berbisik bahwa hidup bukan hanya soal tampilan rapi atau hasil yang sempurna.

 

Hidup juga soal noda yang tertinggal, kain yang terus dipakai meski warnanya mulai memudar dan hal-hal kecil yang tetap dijemur agar bisa digunakan lagi esok hari.

 

Ternyata kesederhanaan bisa menjadi guru yang lembut. Setiap orang, seperti pakaian yang tergantung itu, sedang mencari caranya sendiri untuk kering dari hujan atau debu agar bisa dikenakan lagi dalam perjalanan berikutnya.

 

Chris mematikan machine dan dalam keheningan bengkel itu waktu terasa melambat, seakaan mengizinkan saya untuk membaca kehidupan dari pakaian yang bergoyang di pagar besi tersebut.

 

“Simplicity has its own quiet kind of wisdom.”

Part 27.

 

 

Bagikan ini:
error: Content is protected !!