0062 8119985858 info@sarahbeekmans.co.id

“Opening a door for someone else won’t close our own. It just lets more light in.”

 

Chloe menggoyangkan kakinya pelan dan matanya berbinar melihat keramaian yang semakin memenuhi venue. Seorang pejabat penting naik ke panggung, membuka acara dengan pidato singkat sebelum suara music kembali menggema dan mengalir di antara deretan booth.

 

Booth kami pun tak kalah sibuk. Chloe dengan lincah melayani pembeli, sementara saya dan Mbak Patsy memastikan semuanya berjalan lancar. Setelah membantu sebentar, Chloe meminta izin untuk membeli Thai tea di seberang. “Tante Patsy ikut ya?” sambil menggenggam tangan Mbak Patsy.

 

Saat berjalan melewati deretan booth, langkah Chloe tiba-tiba melambat. Booth pria yang kemarin mencoba mengambil tempat kami tampak lengang, kontras dengan hiruk-pikuk di sekitarnya.  Saat kembali ke booth, Chloe menceritakan apa yang dilihatnya.

 

Saya melirik ke arah booth pria itu yang posisinya agak tertutup dan arus pengunjung cenderung mengarah ke sisi kami. Saya bertukar pandang dengan Mbak Patsy, lalu kami memutuskan untuk membuka sebagian dinding pembatas antara booth kami dan pria itu.

Saya tersenyum kecil, mungkin ini bisa jadi solusi yang baik untuk dia lalu kami mendekatinya dan mengusulkan ide tersebut. Wajahnya tampak terkejut, tak menyangka ditawarkan bantuan setelah apa yang ia lakukan ke kami. Namun, setelah beberapa detik ragu, ia akhirnya mengangguk.

 

Dengan sedikit usaha, kami dibantu pria itu membuka sebagian dinding pembatas, menciptakan ruang pandang yang lebih terbuka ke boothnya. Perlahan, aliran orang mulai mengarah ke boothnya juga. Saya melihat ekspresi pria itu berubah, rasa cemas tergantikan dengan kelegaan.

 

Chloe menyesap Thai tea-nya sambil mengamati pergerakan orang-orang yang mulai singgah di booth sebelah. Di tengah hiruk-pikuk, saya kembali diingatkan bahwa hidup bukan sekadar tentang  siapa yang berdiri di depan, tapi juga tentang kapan harus melangkah mundur agar yang lain ikut mendapat tempat.

 

“Making space for others doesn’t take away from us; it just creates more room for everyone to grow.”

Part 28.

 

 

Bagikan ini:
error: Content is protected !!