0062 8119985858 info@sarahbeekmans.co.id

BreeLayne Carter atau lebih dikenal sebagai BreeLayne adalah desainer yang berasal dari Los Angeles, Amerika. Ia memulai karirnya sebagai desainer yang peduli terhadap lingkungan karena pada awalnya ia tidak dapat menemukan pakaian yang berkelanjutan untuk mengisi lemari pakaiannya.

 

Ia sebelumnya magang di Cynthia Vincent, The Row and Reformation dan akhirnya mendirikan merek mewah pada tahun 2015 sebagai cara untuk memutar deadstock dan kain vintage menjadi potongan-potongan yang mempunyai desain menarik. Sejak itu, pakaiannya telah digunakan oleh banyak artis Hollywood terkenal seperti Katy Perry , Olivia Munn dan Emma Watson.

 

Ia bertujuan untuk mengurangi jejak karbonnya dengan menggunakan pewarna ramah lingkungan dan bahan daur ulang untuk kemasannya, membayar upah yang adil kepada para perajin. Semua pesanan pengiriman yang dikirimkan setiap minggu berbasis di Downtown Los Angeles. Potongan gaun siap pakai  untuk karpet merah seperti gaun Agata seharga $ 1.095 dan gaun Adelina lengan puff berpayet seharga $ 1.325 bersama dengan jaket kulit patchwork seharga $ 1.995 dibuat untuk memastikan proses tanpa limbah. Merek ini juga menanam pohon dalam kemitraan dengan National Forest Foundation untuk setiap pembelian pakaian dari mereka.

 

Alasan BreeLayne membangun Mereknya

Setelah belajar di Pratt University ia  bekerja di beberapa perusahaan yang berbeda sebelum menyadari panggilan sejatinya: “Ada sesuatu yang hilang, tidak ada merek mewah dengan fokus berkelanjutan,” jelas BreeLayne. “Ya, Stella McCartney juga fokus terhadap hal tersebut, tetapi saya ingin melakukan sesuatu yang lebih dalam. Sebagai perusahaan kecil, berusaha untuk sepenuhnya berkelanjutan benar-benar sulit, tetapi semua yang kami launching benar-benar dipikirkan. ”

 

Hal tersebut mengakibatkan, ia hanya menggunakan kain deadstock – karena ia tidak ingin menjadi kontributor besar polusi dengan menggunakan kain baru .  Tapi jangan berpikir karena fokus berkelanjutan sehingga potongan pakaiannya terlihat membosankan. Desainnya sangat menawan dan dipengaruhi oleh budaya vintage dan internasional, di mana desainer membenamkan dirinya sepenuhnya selama konsepsi masing-masing koleksi: “Setiap musim, saya benar-benar ingin memahami konsep yang dipilih, jadi saya banyak membaca, meneliti, sering bepergian, ”kata BreeLayne. Salah satu koleksinya terinspirasi oleh budaya India dengan menambahkan sentuhan Los Angeles.

 

“Semuanya sangat mudah. Seluruh konsep saya agar dapat dipakai dengan jins atau sepatu tenis. Saya merasa mewah harus tentang kemudahan dan kenyamanan. ”

 

Mimpi BreeLayne Yang Lain

Sejak kecil ia selalu mencintai alam. Sejak awal ia tahu bahwa ia tidak akan memulai merek jika tidak bisa memiliki fokus yang berkelanjutan. Ia merasa bahwa keberlanjutan jauh lebih dari sekadar pilihan material karena  menggunakan bahan desainer yang merupakan deadstock sehingga tidak pernah memproduksi kain dari awal dan tidak ada yang sia-sia dan terbuang percuma. Harapannya ada dua hal. Salah satuya adalah memberdayakan perempuan untuk menjadi diri mereka yang paling otentik dan hal lain adalah membuat perbedaan di bidang berkelanjutan dengan membantu melawan norma-norma industri  yang ada. BreeLayne patut kita kagumi karena ia berusaha keras membuat kemewahan yang berkelanjutan menjadi filosofi yang cocok untuk semua orang.

 

BreeLayne BreeLayne BreeLayne

Bagikan ini: