0062 8119985858 info@sarahbeekmans.co.id

“A friend is someone who helps you up when you’re down and if they can’t, they lay down beside you and listen.”

 

Sore itu di kala senja bernaung terlihat air  menetes satu persatu membasahi payung yang saya pegang menembus  rintik hujan dengan deru angin zig zag khas English weather. Tercium aroma petrichor yaitu air hujan yang perlahan membasahi rerumputan yang kering di Whitworth Park.

 

Biasanya taman ini penuh dengan para students yang sedang bermain frisbee , picnic hingga jogging menyambut datangnya mentari pagi atau mengucapkan selamat tinggal pada sunset. Kali ini sangat sepi karena baru selesai hujan, namun saya menuju ke salah satu spot dimana para squirrels berada.

 

Arsyl terlihat dari kejauhan memberi kacang kepada kerumunan squirels yang terlihat sudah sangat akrab dengan Arsyl layaknya induk sedang memberi makan anaknya.

“Hey Arsyl, saya tahu kamu pasti di sini.Ini ada sekantung kacang lagi.”

 

“Sarah, kamu selalu bisa menemukan saya walaupun sudah berada di hidden spot saat ini.”Arsyl menatap dalam dengan mata kelam.

“Arsyl, are you okay ? Saya tahu kamu lagi sedih, ayo cerita. I am all ears.”Menatap dan mencoba menyelami isi hatinya.

 

“Sarah, saya tidak mau mengganggu waktu kamu jadi saya bercerita dengan para squirrels ini saja.” Arsyl pada awalnya enggan bercerita dan akhirnya mengalir dengan lancar menumpahkan semua keluh kesahnya.

 

“Arsyl,  diamond needs to be rubbed properly in order to make it shine. You are being rubbed right now, you will shine soon.” Saya melepaskan senyum.

“Sarah, thank you for your time.” Arsyl menatap lekat dan tatapan kelam berangsur berubah layaknya pancaran sunset sore itu.

 

Oh well, I know it can be frustration to just walk in and  not be able to  take  his pain away but most often, our friends just want to know that someone understands and cares.

 

“Friends are like walls, sometimes you lean on them and sometimes it’s good just knowing they’re there.”

Bagikan ini:
error: Content is protected !!