0062 8119985858 info@sarahbeekmans.co.id

“Promise is a big word. If you break it , it will also break a lot of other words , such as trust”. Unknown

 

“Mbak Yov, thank you lho. Temannya yang namanya mbak Nina pesan Dutch cultured butter kata Malik.Dia lihat IG story  dari mbak Yov yah ?” Sebaris kalimat telah saya ketik dengan perasaan bahagia dan langsung click send.

 

“Iya , Sarah, dia tanya komposisi warnanya bagus pakai pewarna apa. Aku bilang bukan pewarnanya tapi menteganya”. Mbak Yovi menjelaskan. “Awww, thanks a million pokoknya, terharu biru dengan testi mbak Yov. Tidak sia-sia aku jungkir balik demi develop original recipe ala Belanda, mbak”

 

Hati saya sangat berbunga-bunga karena biar pun kami berteman akrab, namun dia tidak pernah sembarangan merekomendasikan sesuatu. Tastenya pun tidak diragukan lagi karena setiap baking dia menggunakan selected premium brand only.

 

Percakapan beberapa hari  yang lalu dengan mbak Yovi kembali terngiang disaat kami sekeluarga memasuki tol namun malah melaju kearah yang bukan jalur kembali ke rumah. “Where are we going to , mama?” Chloe dan Sophie serempak bertanya dengan nada heran . “Kita antar paket ini dulu yah sayang”seraya menunjukkan paket yang sedari tadi dipangkuan saya.

 

“Why , mama ?”Sophie semakin penasaran. “Kak Malik lagi sakit jadi semua pengiriman sudah diundur untuk besok kecuali paket ini. Mama sudah terlanjur janji untuk dikirim Senin pakai same day. Promise is a promise,sayang.”

 

Setelah menembus kemacetan ditemani teriknya matahari, kami  akhirnya memasuki gerbang komplek yang terlihat  mewah dengan penjagaan security yang tentunya sangat ketat.  Chris menghentikan laju mobil dan membuka jendela. “Selamat siang, mau kemana ?” Pak security menghampiri jendela mobil sambil memberi hormat. Chris pun menundukkan kepala sedikit tanda membalas hormat.

“Mau antar paket kesini, pak” saya menjawab dengan suara nyaring agar terdengar karena posisi duduk saya dibangku tengah.  Setelah menyebutkan nama blok, pak security  menjelaskan arah secara detail dan kembali  bertanya “Ini dari mana ?”  Belum sempat saya menjawab, Chris dengan raut wajah serius berkata “Dari  kurir Sarah Cepat.”

 

Security terlihat bingung namun tetap mempersilakan kami masuk. “Mama, mirip komplek kita yah, tidak pakai pagar dan perlu tapping kartu” Sophie memberi komentar sambil menikmati sekeliling komplek yang  terlihat asri karena dipenuhi  hijau rerumputan  dan bunga yang merekah segar.

 

Saya turun disalah satu rumah yang terlihat megah “Permisi, pakeeeettt”. Setelah beberapa menit baru saya sadari ternyata salah rumah dan kembali masuk kedalam mobil.

Are you for real, mama ?”Chloe dan Sophie tertawa melihat tingkah saya yang layaknya kurir professional.  “Listen, sayang. Semakin sering kamu traveling apalagi keluar negeri, semakin kamu tidak peduli pendapat orang lain mengenai kamu. Remember, selama yang kamu lakukan itu halal dan tidak mengganggu kepentingan umum, EGP saja.”saya menerangkan dan ikut tertawa.

 

“What is EGP ?” mereka masih senyam senyum. “Emang Gue Pikirin , itu istilah anak tahun 80an “Saya mencoba menjelaskan. Disaat putar balik dan kembali kejalanan utama,  terlihat  satpam memanggil dan memberikan kode untuk menuju ke belokan yang pertama.

 

Okay, bismillah, semoga tidak salah rumah lagi saya berkata didalam hati. Disaat saya turun, terlihat seorang pria sedang duduk diteras tepat di belakang mobil.  “Permisi, pak, apakah benar ini rumah ibu Nina?”

“Iya betul” berdiri dan menghampiri saya. “Ini ada paket untuk ibu Nina, tolong langsung masukkan ke dalam kulkas karena isinya adalah butter. “ seraya menyodorkan box .

 

“Ini dari mana ?”

“Oh ini dari kurirnya De Grunteman, pak. Apakah boleh tahu dengan bapak siapa yang menerima ?”

“Dicky”

“Baik pak Dicky. Terima kasih.”

Kaca mobil terbuka dengan lebar karena anak-anak ingin mendengarkan pembicaraan dan terlihat mereka berusaha menahan tawa.   Disaat saya masuk, Chloe langsung berkomentar” I don’t think dia akan percaya kalau kurir diantar pakai mobil, yang antar satu keluarga bule lagi”

 

“Kenapa tidak digojek saja ?oh it will melt ya ?” Mata Sophie terbelalak. “Yep dan kalau pakai paxel cold chain sudah terlambat untuk order same day delivery karena kak Malik mendadak izinnya. Bagi mama, kepercayaan dari customer adalah segalanya and mama will do anything to keep their trust, sayang” .

 

Saya menutup pembicaraan seraya menatap langit dan tak sabar menanti senja tiba. Senja dengan segala kesakralannya selalu mengingatkan untuk tak pernah ingkar janji.  Bukankan senja selalu menepati janjinya untuk datang setiap sore dan menemani datangnya malam ?

 

“When you really matter to someone, that person will always keep their words. No excuses, no lies and no broken promises” Unknown

February 22nd, 2022

Bagikan ini:
error: Content is protected !!