0062 8119985858 info@sarahbeekmans.co.id

Bettina Werner lahir di Milan, Italia pada tahun 1965 dan Ia adalah seniman seniman pertama yang secara eksklusif menggunakan garam sebagai medium artistik. Ia berasal dari Italia yang kini tinggal di New York City, Amerika Serikat. Bettina Werner telah menciptakan karya seni dengan teknik garam yang diwarnai sejak awal tahun 1980-an.

 

Werner menjadi warga negara Amerika pada Juli 2010 dan saat ini memiliki kewarganegaraan ganda yaitu Amerika Serikat dan dari negara asalnya, Italia.

 

Bettina Werner belajar di Akademi Seni Rupa Brera, Italy. Kesuksesannya dengan garam membuat Werner bisa ke AS pada tahun 1989 dan semakin terkenal sejak tahun 1990-an, ketika Ia ditemukan pada usia 25 tahun oleh Marisa del Re Gallery di Amerika, salah satu galeri seni paling bergengsi di dunia.

 

Setelah itu Ia memutuskan untuk pindah ke Amerika Serikat karena menurut Bettina, di Amerika Serikat, ada banyak yayasan untuk seni, banyak galeri kontemporer di mana-mana dan anggaran yang mendukung seniman muda untuk berkarya. Di Amerika, menjadi seniman bisa menjadi karier bahkan Yayasan Salt Queen bisa di dirikan diAmerika yang mana  susah di wujudkan di Italia.

 

Tekstur garam yang mengkristal adalah alasan yang membuat Werner tertarik dan mendorong dirinya untuk mengeksplorasi lebih berbagai kombinasi tekstur dan warna sehingga menciptakan bahasa artistik yang unik dan khas.

 

Kesuksesannya dengan garam membuat Werner bisa ke AS pada tahun 1989, di mana Ia mulai menunjukkan karyanya di Galeri Marisa Del Re satu tahun kemudian.

 

Lukisan garam, patung, instalasi seni dan karya seni fungsionalnya, seperti meja patung garam, tempat tidur dan papan backgammon telah dipamerkan di museum dan galeri di seluruh Amerika Serikat, Eropa dan Rusia termasuk Museum Seni Las Vegas, Museum Pushkin di Moskow, Museum Whitney, Institut Seni Detroit, Chase Manhattan Bank, koleksi Herbert dan Dorothy Vogel, dan koleksi Martin Margulies di Miami.

 

Pada tahun 2002, ia mendirikan The Salt Queen Foundation di New York yaitu yayasan yang bertujuan sebagai wadah tempat para artis yang menggunakan teknik inovatif dan materi yang tidak biasa. Lembaga ini didedikasikan untuk dukungan, konservasi dan perlindungan karya seni yang dibuat dengan teknik garam unik bertekstur dan berwarna yang diciptakan Werner pada tahun 1980-an.

 

Selanjutnya, yayasan ini bertujuan untuk mempromosikan pendidikan tentang pentingnya garam dalam sejarah kemanusiaan dan sebagai bentuk seni baru, serta untuk mendorong nilai-nilai yang digunakan oleh seniman inovatif lainnya yang bekerja dengan media yang berbeda dari biasanya.

 

Ulasan dan fitur pada karyanya telah muncul di The New York Times,The Wall Street Journal, Vogue, Il Corriere della Sera, Elle, Hamptons Magazine, Architectural Digest , Elle Décor, The Chicago Tribune, The Miami Herald, ArtNews, GQ, Flash Art dan New York Post.

 

Bettina berkata bahwa garam adalah “Elemen Kelima” yang penting bagi kehidupan di Bumi. Garam pernah lebih berharga daripada emas dan bahkan berfungsi sebagai mata uang yang membuat perdagangan utama di seluruh dunia, ditambah lagi memiliki esensi pembersihan dan penyembuhan.

 

Bettina saat ini di Lower Manhattan, di mana Ia berkontribusi pada karya seni garamnya. Karya seni kristal garam adalah refleksi nyata yang mengisahkan perjalanannya yang luar biasa, saat Ia memanfaatkan keindahan alam melalui garam Sisilia untuk menciptakan visual yang unik tentang kehidupan, cinta, dan spiritualitas.

 

Bettina juga menulis buku yang berjudul “Bettina Werner: Queen of Salt yang diterbitkan di Milan pada tahun 1999 dan Ia merayakan 25 tahun dari perjalanan seni kreatifnya dengan Retrospektif di 7 World Trade Center di New York City.

 

Dengan perubahan iklim yang menjadi perhatian serius, artis yang peduli masalah lingkungan berkembang pesat dengan ratusan seniman yang bekerja di seluruh dunia, dan dengan banyak artis perempuan yang berpartisipasi dalam gerakan tersebut secara khusus.

 

Bettina Werner adalah salah satu seniman yang peduli dengan lingkungan lokal dan global dan mengingatkan kita akan bahaya perubahan iklim dan perlu partisipasi kita untuk melindungi bumi dari perubahan iklim tersebut.

 

bettina werner bettina werner bettina werner bettina werner bettina werner bettina werner

Bagikan ini:
error: Content is protected !!