0062 8119985858 info@sarahbeekmans.co.id

Brussel merupakan ibu kota Belgia yang sudah seperti rumah bagi Uni Eropa. Ia juga merupakan daerah perkotaan terbesar di Belgia, terdiri dari 19  kota madya. Populasi penduduk di kota ini pun menjadi yang terbanyak di Belgia, yakni lebih dari 1,8 juta jiwa. Untuk sekian tahun, Brussel terlibat dalam sejumlah kegiatan lingkungan. Tujuannya adalah untuk menjadi contoh kota yang sustainable (berkelanjutan).

 

Kota yang didominasi bangunan arsitektur cantik ini telah menandatanngani perjanjian dengan Walikota  bahwa Ia akan mengurangi emisi gas rumah kaca sebanyak 30% pada tahun 2025. Nilai tersebut berarti melebihi tujuan Eropa dalam mengurangi 20% emisi gas rumah kaca tahun 2020. Dengan demikian, Brussel berharap dapat menjadi pelopor kota metropolis Eropa dengan pengelolaan perkotaan yang sustainable.

 

Kota ini telah memilih untuk mengembangkan beberapa aksi yang melibatkan seluruh aspek kehidupan dalam masyarakat. Hal yang pertama dilakukan adalah dengan memutuskan untuk melakukan perbaikan efisiensi daya pada bangunan-bangunan yang ada di sana. Perbaikan ini ditempuh melalui promosi teknik renovasi dan kontruksi dalam skala besar agar tujuan penerapan standar “daya minimum” dan “pasif” dapat tercapai dalam jangka panjang.

 

Pada akhirnya, sumber daya yang signifikan akan diutamakan untuk memerangi polusi lingkungan melalui pemurnian air, serta mengurangi dan melawan limbah yang semakin membuncah. Kota ini juga mendukung berbagai inisiatif lokal seperti lingkungan rumah yang sustainable dan pembuatan kebun sayur-mayur.

 

Kota ini disebut-sebut sebagai kota dagang yang ramah lingkungan. Brussel memiliki ekonomi yang sangat kuat. Ia menyediakan gedung pusat administrasi untuk Belgia dan Eropa. Sebagian besar perekonomian kota ini berpusat pada service-oriented. Tanpa mengesampingkan tujuannya dalam membangun kota eco, gedung yang disediakan pun dibuat secara ekologis.

 

Berdasarkan komitmennya untuk membudidayakan bangunan dengan standar “daya minimum” dan “pasif”, gedung kantor pusat administrasi Brussel Environment yang baru pun menjadi salah satu contohnya. Gedung ini merupakan salah satu pusat perkantoran dan aktivitas terbesar yang memenuhi standar pasif di Eropa.

 

Gedung tersebut sangat mencermati kinerja lingkungan dan daya yang digunakan. Keseimbangan karbon pada gedung ini cukup baik, yakni 273 kg CO2 per m2 (hanya sekitar setengah dari emisi bangunan beton pada umumnya).

 

Gedung ini juga memiliki jalur keluar-masuk udara yang baik. Sebagian besar bahan bangunan yang digunakan berasal dari bahan-bahan baku lokal yang diproduksi di Belgia. Produk-produk yang digunakan telah memiliki eco-label, seperti European Ecolabel, Natureplus, FSC, Milieukeur, dan lain sebagainya.

 

Tidak cukup dengan menyediakan gedung eco, kota ini juga membuat banyak lingkungan hijau. Inilah yang membuatnya dikenal sebagai salah satu ibu kota terhijau di Eropa. Ia menyediakan lebih dari 8.000 hektar tanah untuk green space. Ruang hijau ini dibuat dalam bentuk taman-taman dan kebun, baik milik umum maupun milik pribadi. Sebagian besar taman dan kebun tersebut tersebar di seluruh kota.

 

Ruang hijau dan keanekaragaman hayati bagi kota ini merupakan sumber daya yang penting untuk menjamin kualitas hidup dalam struktur perkotaan. Pengelolaan lingkungan, pengembangan taman bermain, dan tata letak jejak kehijauan yang memungkinkan orang untuk berkeliling kota melalui ruang hijau adalah manifestasi dari komitmennya pada masyarakat.

 

Aksi pencapaian kota yang sustainable juga tidak lepas dari dukungan ratusan inisiatif dari masyarakat lokal yang aktif setiap hari. Masyarakat pun turut berkontribusi dalam membangun lingkungan rumah yang sustainable, membentuk kelompok pembelian kolektif yang mempromosikan rantai suplai makanan pendek, membuat kebun sayur-mayur, dan melakukan pengomposan lingkungan.

 

Sebuah peralihan ekologis tidak akan terwujud tanpa proyek sosial yang nyata. Perubahan yang dilakukan harus dipastikan telah merata dan warga pun terlindungi. Menciptakan budaya global dari kota yang sustainable melalui penghormatan terhadap lingkungan dapat berkontribusi pada perkembangan manusia dan sosial. Itulah yang diyakini oleh Brussel.

 

brussel brussel brussel brussel

Bagikan ini: