0062 8119985858 info@sarahbeekmans.co.id

Estrivancus adalah nama brand produsen sepatu espadrilles tradisional di Spanyol. Perusahaan sepatu ini didirikan oleh Maria Morcillo sejak tiga tahun lalu. Di bawah langit berwarna biru dan laut berkilauan di pulau Formentera, Spanyol, di sanalah Maria membuat sepatu tradisional yang sering juga disebut espardenyes.

 

Perusahaan Estrivancus yang dijalaninya ini menghasilkan sepatu-sepatu dengan gaya mode berkelanjutan, dibuat secara perlahan dan penuh cinta. Meski terlihat sibuk, tetapi Maria tidak pernah terburu-buru dalam mengerjakan sepatu tersebut. Itu dilakukan semata-mata demi hasil yang sempurna, baik detail maupun penampilannya.

 

Estrivancus tidak memiliki irisan sepatu dan tidak dibuat dengan kanvas. Semua sepatunya terbuat hanya dari serat alami dan karet dengan bagian atasnya dibuat menyerupai jaring laba-laba. Maria Morcillo mengatakan bahwa alas kaki yang dibuatnya itu sangat tua dan termasuk budaya Ibiza dan Formentera.

 

Biasanya sepatu tradisional ini dipakai oleh petani untuk bekerja, jadi awalnya sepatu ini tidak dimaksudkan untuk dipakai bergaya. Seiring berjalannya waktu, sepatu tersebut dianggap sebagai bagian dari pakaian daerah. Maria masih ingat bahwa pada zaman dahulu sepatu ini biasa dipakai oleh semua wanita yang lebih tua, kostum khas dengan rok sampai ke kaki melengkapi penampilan cantik mereka.

 

Bagi Maria, kerajinan tangan adalah “konsep baru kemewahan”. Ia yang lahir di Ibiza memang selalu tertarik pada mode. Mengenai espardenyes, awalnya ia diajari oleh seorang teman bagaimana cara membuatnya. Proses pembuatan sepatu ini membutuhkan waktu dan kesabaran karena cukup rumit dalam membuatnya. Diperlukan waktu satu hari dan 27 tali untuk membuat sepasang sepatu.

 

Peralatan yang digunakan untuk membuat sepatu Estrivancus masih sangat tradisional, semuanya benar-benar dikerjakan secara manual. Bagian atas sepatu ditempelkan dengan peralatan kayu ke bagian sol karet, pemotongan dan pemasangan pita dari serat tanaman juga dilakukan langsung dengan tangan. Pewarnaan bagian sepatu berasal dari pewarna alami yang terbuat dari tanaman dan bunga. Maria banyak menemukan inspirasi dari alam sehingga dapat menghasilkan desain yang bagus, berkelanjutan, dan sangat indah dipandang mata.

 

Asal-usul Nama Espadrilles, Sepatu yang Menginspirasi Estrivancus

Sepatu ini dikenal juga dengan sebutan espardenyes, sepatu kasual dengan model rata atau terkadang juga heels. Biasanya di bagian atas sepatu ini ditambahkan kanvas atau kain katun dan sol sepatu yang terbuat dari tali esparto. Sepatu ini sudah ada di Eropa setidaknya sejak tahun 1322, yaitu ketika sepatu tersebut pertama kalinya digambarkan dengan nama Catalan saat ini.

 

Espadrille adalah bahasa Perancis yang berasal dari kata dalam bahasa Occitan, espardenya dalam bahasa Catalan atau alpargata dan esparteña di Kastilia atau Spanyol. Kata espardenya dan esparteña keduanya memiliki makna yang mengacu pada jenis sepatu yang dibuat dengan esparto, yaitu rumput mediterania yang kasar dan kuat dibentuk menjadi tali. Nama tali itu di daerah Basque disebut sebagai espartina.

 

Perkembangan Espadrilles hingga Estrivancus

Sepatu ini telah ada kurang lebih sejak abad ke-14, dibuat di daerah Occitania (Perancis) dan di seluruh Spanyol, berfungsi sebagai alas kaki petani sehari-hari. Hingga kini sepatu jenis ini masih diproduksi sejak zaman terciptanya. Sepatu tertua dengan bentuk paling primitif dari espadrilles tercatat sejak 4000 tahun yang lalu. Espadrilles tradisional biasa dipakai baik oleh pria maupun wanita.

 

Fungsi awalnya sebagai sepatu petani bergeser menjadi sepatu pekerja perkotaan. Saat ini sepatu jenis ini telah semakin populer, terutama di pantai Atlantik Perancis di negara Basque dan pantai Mediterania Spanyol dari Granada hingga Girona. Di sana banyak pria dan wanita yang memakai sepatu espadrilles selama musim semi dan musim panas.

 

Sudah banyak pula tersedia desainer espadrilles sekarang ini. Sepatu-sepatu ini biasanya diproduksi di Perancis, Spanyol, dan Asia Selatan. Sebagian besar espadrilles modern dibuat untuk wanita, tetapi kadang ada juga yang dibuat untuk pria.

 

Estrivancus merupakan salah satu contoh sepatu espadrilles modern yang tetap mempertahankan nilai-nilai tradisinya. Mengingat bahan-bahan pembuatannya yang serba alami, sepatu ini dapat dikatakan sebagai sepatu yang ramah lingkungan.

 

Semakin banyak orang yang memperhatikan dampak aktivitasnya pada lingkungan, maka semakin baik untuk bumi. Menjaga bumi bukanlah tugas seorang individu, melainkan tugas bagi semua manusia yang tinggal di planet ini. Adanya Estrivancus kurang lebihnya dapat membantu melestarikan bumi.

 

 

estrivancus estrivancus estrivancus estrivancus estrivancus

Bagikan ini: