Emma Watson bekerja sama dengan aplikasi Good On You untuk sampul majalah Vogue edisi Maret 2018. Good On You adalah aplikasi yang dapat membantu menemukan nilai brand favorit tertentu. Orang yang menggunakan aplikasi ini dapat mencari tahu beragam brand ramah lingkungan, baik baru maupun yang sudah lama. Dengan menggunakan aplikasi ini, seseorang dapat membuat perubahan saat berbelanja.
Aplikasi ini diciptakan oleh Sandra Capponi. Ia memulai perusahaannya pada tahun 2015 lalu saat fashion berkelanjutan masih terbilang ceruk. Barang-barang berkelanjutan sering kali dijual dengan harga mahal dan kadang desainnya tidak bagus. Persepsi ini kemudian diubah dengan menyertakan bintang Hollywood sebagai wajah sampul majalah Vogue Australia. Hal itu secara potensial membawa bisnis Australia ini menjadi hal yang lumrah.
Sandra Capponi yang dihubungi tim Emma akhir tahun lalu untuk dilibatkan dalam edisi Maret majalah Vogue merasa sangat luar biasa gembira. Pada edisi Maret tersebut Emma Watson menjadi guess-edit, yaitu tamu yang diundang untuk memilih materi pada sebuah acara atau penyiaran. Penampilan Emma dalam sampul majalah edisi tersebut didedikasikan untuk fashion berkelanjutan.
Sandra mengaku sangat senang saat ia mendapat telepon dan bisnisnya diberi kesempatan untuk diperkenalkan sebagai suara pelopor ke-sustainable-an. Ia juga merasa sangat gembira dapat ikut terlibat dalam proyek Emma dan Vogue karena kerjasama ini tentunya akan membuat perubahan dengan meningkatkan kesadaran masyarakat akan mode keberlanjutan.
Emma Watson dan aplikasi Good On You
Sadra Capponi, wanita berusia 36 tahun ini sebelumnya bekerja di sektor korporasi, lalu kemudian ia termotivasi untuk memulai Good On You. Perusahaannya yang berbasis di Sydney dibentuk setelah Sandra melihat sendiri besarnya dampak negatif bisnis produksi pada masyarakat dan lingkungan.
Sandra pun kemudian mencoba untuk mendesak adanya perubahan dalam sektor industri. Namun, semakin ia memikirkannya, semakin ia sadari ada peran sangat besar untuk setiap satu dari kita untuk membawa perubahan, misalnya melalui keputusan belanja yang kita buat.
Pandangan orang-orang yang melihat fashion beretika sebagai produk ceruk yang bisa jadi mahal dan tidak menarik bukan lagi menjadi sebuah masalah. Saat ini stereotip itu tidak lagi relevan karena sekarang sudah banyak inovasi bermunculan dalam industri. Para pelaku ritel besar sudah mengubah permainan mereka, banyak juga brand baru yang muncul mendirikan label-label sustainable. Berbagai merek mengisi semua ujung spektrum, entah itu didapat di mal, jalan besar, atau butik eksklusif.
Bagian sulitnya adalah mengarahkan seluruh informasi tentang praktik etis. Inilah yang menjadi tujuan Good On You melalui aplikasi yang dibuatnya. Aplikasi ini menilai sebanyak hingga 1300 label pakaian berbeda dan menyoroti jejak produksi mereka di tiga area utama: dampaknya pada manusia, lingkungan, dan hewan.
Perihal kerja samanya dengan tim Emma Watson, mereka dan Vogue meneliti terlebih dahulu seluruh brand yang akan ditampilkan dalam pemotretan dengan menggunakan aplikasi Good On You. Tidak semua brand memberi perhatian pada isu keberlanjutan, beberapa merek meningkatkan transparansi mereka untuk mempublikasikan informasi tambahan dan menjadi patuh dengan persyaratan ketat aplikasi.
Sandra mengatakan bahwa menurutnya pemotretan dengan Emma menampilkan brand beretika dengan cara yang indah. Kemurnian dan kepedulian Emma yang tulus atas isu keberlanjutan sangat terlihat dalam hasil potretnya. Seluruh tim yang terlibat sangat senang dengan proyek ini karena tentunya dapat memberi perubahan yang signifikan tentang bagaimana orang memandang fashion beretika. Hal ini sekarang telah menjadi sesuatu yang lumrah dan itu adalah sesuatu yang dapat diikuti, dinikmati, dan dirayakan semua orang.
Aplikasi Good On You, Emma Watson dan Fashion Beretika
Emma Watson telah lama dikenal sebagai pelopor mode berkelanjutan. Dari kampanye #HeForShe ke Green Carpet Challenge, citranya sudah kental dengan isu tersebut serta isu hak dan pendidikan wanita.
Emma kerap kali membawa passion-nya terhadap fashion beretika ke dalam dunia keartisannya, misalnya dengan memakai pakaian berbahan ramah lingkungan saat memainkan peran di film, menggunakan outfit yang merupakan produk daur ulang ke acara-acara penghargaan bergengsi, atau berkolaborasi dengan para pelopor fashion beretika.
Fashion beretika sepertinya sudah melekat dalam diri Emma sehingga ke manapun atau apapun yang dilakukan Emma tidak luput dari mode tersebut. Sikap ini tentunya sangat baik dicontoh oleh para artis dan penggemarnya. Popularitasnya sebagai artis dapat memberi dampak baik bagi mode berkelanjutan karena dapat menginspirasi orang banyak. Adanya aplikasi yang dibuat Sandra Capponi juga sangat membantu mencari brand ramah lingkungan. Emma Watson dan aplikasi Good On You telah beralih ke mode ini, sekarang adalah giliran Anda.


