0062 8119985858 info@sarahbeekmans.co.id

Michael David Kors  atau Michael Kors lahir pada tanggal 9 Agustus 1959 di Long Island, New York, Amerika Serikat. Ia lahir dengan nama Karl Anderson, Jr. Ia  adalah seorang perancang busana yang tinggal di New York City. Ia juga dikenal secara luas dalam merancang pakaian olahraga Amerika klasik bagi wanita. Kors merupakan Dewan Kehormatan dan Kepala Bidang Kreatif di perusahaannya, yaitu Michael Kors Holdings Limited.

 

Ia merupakan anak dari Joan Kors seorang mantan model dengan suami pertamanya yaitu Karl Anderson, seorang mahasiswa. Ibunya kembali menikah dengan Bill Kors ketika ia berusia lima tahun, dan nama keluarganya berubah menjadi Kors. Ibunya memberitahu Karl kalau ia dapat memilih nama pertamanya juga namun  dia lebih memilih mengubah namanya menjadi Michael David Kors.

 

Kors sewaktu kecil tumbuh di Merrick, New York dan lulus dari John F. Kennedy High School di Bellmore, New York. Ibu Kors adalah  seorang Yahudi dan ayahnya ialah warga keturunan Swedia.Ia menikahi temang kerjanya, Lance LePere, pada 16 Augustus 2011 dalam pesta perkawinan yang berlangsung secara private.

 

Michael Kors dan Misi untuk Fur-Free Fashion

Pada bulan Desember 2017, Michael Kors mengumumkan bahwa perusahaannya akan bebas dari material yang menggunakan bulu. Produksi desain saat ini menggunakan bulu, seperti coyote dan kelinci . Perlahan-lahan ia melakukan perubahan di seluruh perusahaannya dan mereka akan sepenuhnya tidak menggunakan bulu apapun pada Desember 2018.

 

Keputusan itu, meskipun tidak secara resmi didasarkan dari acara  yang dilakukan oleh  para demonstran vokal pada Juni beberapa bulan yang lalu. Para pengunjuk rasa anti-bulu mengganggu ketika dia memberikan pidato dan  wawancara langsung di Museum Seni Metropolitan New York City dengan slogan yang  bertuliskan “Michael Kors memiliki darah di tangannya.”

 

Beberapa pengunjuk rasa bahkan naik ke panggung dan mengepung dirinya, membuat suara binatang yang sedang disiksa dan berteriak kepadanya karena menggunakan bulu.

 

Michael Kors dan Jimmy Choo

Penggunaan tanpa menggunakan bulu atau fur free ini juga akan berlaku untuk merek sepatu mewah Jimmy Choo, yang telah diakuisisi oleh Michael Kors Holdings tahun ini juga merek Versace yang juga telah di belinya.

 

“Kemajuan teknologi dalam fabrikasi sehingga kita sekarang memiliki kemampuan untuk menciptakan estetika mewah dengan menggunakan bulu non-hewan” kata desainer tersebut, mengacu pada bahan alternatif yang terlihat dan terasa seperti kulit dan bulu binatang tetapi terbuat dari serat sintetis.  “Kami akan memamerkan teknik-teknik baru ini di show runway kami yang akan datang pada bulan Februari.”

 

Sejarah mereknya  yang dulu sering menggunakan bulu telah sering memicu demonstrasi dari kelompok-kelompok protes, dari memegang plakat di luar pertunjukan fesyennya hingga menyerbu toko-toko New York-nya.

 

Peta (Orang-Orang yang memberikan Perlakuan Etis terhadap Satwa atau People for the Ethical Treatment of Animals) mengeluarkan pernyataan menyambut berita gembira tersebut. “Ini adalah hadiah liburan yang luar biasa untuk hewan berbulu,” kata wakil presiden senior organisasi, Dan Mathews.

 

Rumah mode ini mengikuti jejak Gucci, yang mengumumkan pada bulan Oktober bahwa mereka menjadi bagian dari Aliansi Bebas Bulu, sebuah kelompok internasional yang terdiri lebih dari 40 organisasi yang berkampanye mengenai kesejahteraan hewan dan mempromosikan alternatif untuk bulu di industri fesyen.

 

Stella McCartney, seperti Gucci yang dimiliki oleh kelompok Kering, telah menjadi salah satu pendukung mode busana yang bebas bulu, berkomitmen untuk tidak pernah menggunakan produk hewani dalam koleksinya sejak ia memulai debut mereknya, dan sebagai gantinya ia berinvestasi dalam jenis inovasi kain teknologi yang sekarang telah di ikuti juga oleh Michael Kors sang perancang busana.

 

michael kors michael kors michael kors michael kors michael kors

Bagikan ini:
error: Content is protected !!