0062 8119985858 info@sarahbeekmans.co.id

Ninety Percent adalah salah satu pendobrak di industri fashion. Mereka mengambil tantangan untuk menciptakan merek yang stylish yang akan menghubungkan tren terbaru dengan pendekatan berkelanjutan terhadap masyarakat dan lingkungan. Tujuan utama mereka adalah untuk memberdayakan pelanggan untuk membuat perbedaan melalui mode.

 

Mereka mendrobrak dengan sistem pengalokasian keuntungan. Perusahaan tersebut mengalokasikan 90 persen dari keuntungan mereka untuk empat badan amal, dan pelanggan mereka  dapat memilih ke badan amal mana dari keempat tersebut yang ingin mereka dukung. Pada akhir tahun, keuntungan akan dibagi berdasarkan jumlah suara setiap badan amal tersebut.

 

Konsepnya mungkin terdengar tidak masuk akal, tetapi bagi Syafiq Hassan sudah waktunya untuk mengambil tindakan drastis terhadap dampak merusak dari fast fashion. Sebagai pemilik pabrik yang sukses di Bangladesh, Hassan telah memproduksi pakaian untuk H & M, Debenhams dan New Look, di antara merek global lainnya, sebelum pada akhirnya ia memutuskan untuk memulai perusahaannya sendiri.

Bersama  dengan co-founder Para Hamilton dan direktur kreatif  Ben Matthews, ia menciptakan Ninety Percent, merek pakaian wanita baru yang berbasis di London yang akan menyumbangkan 90 persen dari keuntungan yang didistribusikan ke berbagai pilihan amal yang di tunjuk oleh pembeli.

 

Sementara banyak merek lain menyumbangkan sebagian dari keuntungannya untuk amal, tidak banyak yang telah berkomitmen untuk membuat kontribusi dalam jumlah besar dan jangka panjang. Mereka merasa itu perlu karena ingin membuat gerakan. “Kami benar-benar ingin menjadi berbeda dan berpikir ulang bagaimana bisnis seharusnya dijalankan. “Demikian Hassan pemilik brand ini menegaskan.

 

Ninety Percent dan Gagasan di Balik Konsep Unik

Manajer perusahaan yaitu Nabil Al-Jannati bercerita tentang gagasan di balik hal tersebut. Mereka berkata bahwa mereka berjuang untuk meningkatkan warisan sosial dan lingkungan dengan memulai gerakan konsumen dengan cara meningkatkan gaya dan kehidupan tersebut.

 

Yang membedakan merek ini dengan merek lain adalah inti dari konsep merek tersebut. Mereka berharap dapat memberdayakan pelanggan untuk berbelanja mulai dari koleksi jersey sampai rajutan yang dipertimbangkan dengan hati nurani yang bersih. Selain itu juga memberi mereka pilihan untuk memainkan peran aktif dalam cara pembagian keuntungan terhadap merek tersebut.

 

Model bisnis yang mereka terapkan adalah dengan mencoba sesuatu yang baru yaitu memberikan 90 persen dari keuntungan terdistribusi ke empat badan amal dan para pekerja  yang membuat koleksi tersebut. 10 persen dari sisa keuntungan diberikan kepada para investor.

 

Sebagai perusahaan yang bertanggung jawab secara sosial mereka ingin memberikan  kepercayaan diri kepada yang memakai koleksi mereka. Mereka membuat koleksi bermakna dengan kemahiran untuk meningkatkan kehidupan sehari-hari. Dengan berinvestasi di label tersebut, para pelanggan diberi suara dan didorong untuk menemukan suaranya.

 

Mereka bahkan dapat memilih bagaimana berkontribusi terhadap keuntungan dan kemana mereka ingin membaginya. Mereka berharap hal tersebut menjadi pengaruh aktif dalam gerakan konsumen selain itu membuat mereka sadar tentang gaya dan benar-benar berkomitmen untuk berubah melalui mode.

 

Ninety Percent dan Tantangan Yang Dihadapi

Tentunya dalam membangun merek terdapat tantangan yang harus di hadapi. Salah satunya adalah kurasi berbagai produk khas yang modis tetapi bukan fast fashion, dan mengembangkan bahan mewah yang juga berkelanjutan dan menyatukan semua hal tersebut dengan memberikan harga yang wajar.

 

Tantangan kedua adalah menciptakan konsep di mana setiap produk mendapatkan kode unik yang memvalidasi hak pelanggan untuk memilih badan amal yang ingin mereka sumbangkan. Tantangannya di sini adalah membuat algoritme yang kuat yang juga membuat pengalaman pengguna yang indah dan sederhana. Bekerja sama dengan Netguru, mereka dapat mencapai kedua tujuan tersebut.

 

Di saat mereka mendapatkan tantangan, cara mengatasinya adalah dengan mengelilingi diri dengan orang-orang berbakat, yang dapat menawarkan keahlian mereka dan menggabungkan semua ide ini ke dalam solusi terbaik. Ninety Percent ingin selalu berevolusi dan menyempurnakan konsep dengan dua cara: selalu meninjau kembali dengan pikiran jernih dan selalu mengamati pendapat orang terhadap hal tersebut.

 

ninety percent ninety percent ninety percent

Bagikan ini:
error: Content is protected !!