0062 8119985858 info@sarahbeekmans.co.id

10 masalah lingkungan ini tengah dialami oleh planet tempat manusia tinggal, yaitu bumi.  Dewasa ini kondisi bumi kian memprihatinkan dan berada dalam tingkat keterancaman yang sangat tinggi. Berikut kami rangkum sepuluh dari sekian masalah lingkungan yang tengah dialami bumi.

 

  1. Lapisan ozon berlubang

Di atas permukaan bumi yang kita pijak terdapat lapisan yang melingkupinya, yaitu disebut lapisan ozon. Lapisan atmosfer tersebut berada di ketinggian 20-35 km di atas permukaan bumi yang melindungi makhluk bumi dari radiasi sinar ultraviolet matahari. Sayangnya, lapisan ozon kini semakin menipis dan salah satu penyebabnya adalah terdapat lubang di lapisan tersebut. Lubang ini dapat berasal dari banyaknya penggunaan bahan kimia dan polutan yang terjadi di bumi. Untuk memulihkan lapisan ozon seperti sedia kala diperlukan waktu hingga puluhan tahun lamanya.

 

  1. Masalah kesehatan masyarakat

Lingkungan yang kotor dapat menyebabkan banyak masalah kesehatan pada makhluk hidup. Saat ini masalah kesehatan yang tengah dihadapai bumi diakibatkan oleh adanya tambang tembaga, polusi air, air yang tercemar sehingga mengandung racun, dan menipisnya jumlah lahan hutan yang melingkupi bumi. Perlindungan vital sangat diperlukan untuk menangani masalah ini.

 

  1. Deforestasi (pembabatan hutan)

Hutan memiliki peran penting dalam melestarikan kelangsungan hidup makhluk bumi. Hutan menjadi kawasan utama tempat hidupnya keanekaragaman hayati dan berfungsi sebagai penyerap karbon dioksida. Tumbuh-tumbuhan yang ada dihutan menghasilkan oksigen yang merupakan salah satu komponen utama terus berlanjutnya hidup makhluk bumi. Jika tidak ada oksigen, maka tidak akan ada kehidupan karena makhluk hidup tidak akan bisa bertahan tanpa menghirup oksigen.

 

Ironisnya jumlah hutan yang ada di bumi sekarang semakin berkurang. Penebangan hutan secara ilegal semakin sering terjadi hingga lajunya secara global dapat mencapai sekitar 32 juta hektare per tahun. Tidak hanya itu, kekeringan yang diakibatkan oleh pemanasan globul pun kian memperparah kondisi hutan di beberapa daerah di dunia.

 

  1. Hujan asam

Hujan ini merupakan segala macam hujan dengan pH di bawah 5,6. Seringnya terjadi hujan asam dapat menimbulkan bahaya bagi makhluk hidup. Hujan asam merupakan reaksi sulfur serta nitrogen di udara dengan oksigen sehingga membentuk sulfur dioksida dan nitrogen oksida. Terjadinya hujan asam tersebut sangat berbahaya bagi kehidupan ikan dan tanaman.

 

  1. Krisis energi

Kekurangan atau peningkatan harga dalam persediaan sumber daya energi ke ekonomi adalah apa yang disebut dengan krisis energi. Minyak bumi, listrik, atau sumber daya alam lainnya yang mulai berkurang jumlahnya merupakan bentuk kejadian krisis energi. Krisis ini dapat berakibat pada ekonomi yang menimbulkan banyak resesi karena terjadi dalam beberapa bentuk.

 

  1. Pembuangan sampah

Sampah yang dibuang sembarangan menjadi sumber polusi bagi lingkungan. Otomatis dampaknya juga mempengaruhi kelangsungan hidup makhluk bumi. Penggunaan barang sekali pakai juga menjadi faktor menumpuknya sampah. Jika timbunan sampah terus dibiarkan, maka bumi akan semakin tercemar dan kehidupan makhluk bumi akan semakin terancam.

 

  1. Kepunahan keanekaragaman hayati

Pemicu utama punahnya keanekaragaman hayati adalah adanya deforestasi, perebutan habitat, dan perburuan liar yang dilakukan manusia. World Conservation Union melaporkan daftar merah 2008 atas spesies langka mengidentifikasi bahwa hampir 45.000 spesies tengah terancam punah.

 

  1. Polusi

Polusi atau pencemaran adalah adanya makhluk hidup, zat, energi dan/atau komponen lain yang masuk atau dimasukkan dalam udara atau air. Polusi juga dapat terjadi jika komposisi air atau udara berubah akibat kegiatan manusia dan proses alam sehingga air atau udara menjadi kurang atau tidak dapat difungsikan lagi sebagaimana mestinya.

 

Faktanya, dua per tiga dari bumi ini tertutup permukaan air dan manusia tidak bisa hidup tanpa udara. Jadi bayangkan saja jika air dan udara yang ada tersebut tercemar, maka makhluk hidup yang sangat bergantung pada air dan udara tidak akan bisa bertahan lama. Dampak pemanasan global juga mempengaruhi persediaan serta kualitas udara dan air di bumi.

  1. Perubahan iklim

Perubahan iklim yang semakin tidak terprediksi disebabkan oleh beberapa faktor, misalnya efek rumah kaca. Sumbangan terbesar emisi gas rumah kaca bersumber dari industri peternakan, yaitu sebesar 18%. Jumlah tersebut mengalahkan total gabungan emisi gas rumah kaca dari seluruh transportasi di seluruh dunia yang berjumlah 13%.

 

  1. Ledakan populasi

Jumlah populasi manusia saat ini meningkat dengan sangat cepat. Dalam waktu satu abad saja peningkatannya dari 1,6 milyar di awal abad 20 menjadi sekitar 7,5 milyar. Laju populasi tersebut menjadi potensi konflik perebutan lahan dan sumber daya alam yang jumlah sebenarnya terbatas, seperti air, makanan, dan bahan bakar.

 

Dengan merenungkan kesepuluh masalah lingkungan tersebut, merupakan waktu yang tepat bagi masyarakat dunia untuk membangun perilaku lingkungan hidup yang bersandar pada paradigma ekologi. Tindakan menjaga lingkungan pun perlu ditunjukkan dalam ruang publik sehingga menjadi bukti nyata aksi pro lingkungan. Dengan demikian, 10 masalah lingkungan akan lebih mudah ditangani.

 

masalah lingkungan masalah lingkungan masalah lingkungan masalah lingkungan masalah lingkungan masalah lingkungan

Bagikan ini: