0062 8119985858 info@sarahbeekmans.co.id

Adidas adalah produsen peralatan olahraga asal Jerman. Produk yang dihasilkannya sangat digemari masyarakat global. Belakangan ini brand ternama tersebut dikabarkan memproduksi sepatu dari daur ulang sampah plastik.

 

Plastik memang merupakan material yang mudah diproduksi dan sifatnya tahan lama. Berbagai macam produk dapat dibuat dari plastik, seperti wadah makanan, botol, peralatan rumah tangga, perlengkapan medis, material kendaraan bermotor, dll. Namun, limbah plastik tersebut kian hari kian menumpuk dan akhirnya menjadi polusi.

 

Sifat plastik yang tidak bisa hancur lewat proses alami dan bertahan sangat lama di alam semakin memperparah dampaknya terhadap lingkungan. Plastik baru bisa terdegradasi setelah 500-1.000 tahun, itupun tetap akan menyisakan partikel mikroplastik yang berbahaya bagi makhluk hidup. Menghilangkan sampah plastik dengan cara dibakar juga hanya akan menambah kadar polutan di udara.

 

Scientific Reports melaporkan bahwa akumulasi sampah di Samudera Pasifik utara yang disebut “Kumpulan Sampah Plastik Raksasa” berjumlah sekitar 87.000 ton sampah plastik. Ribuan ton sampah tersebut menyebar hingga seluas 1,6 juta km2 dari Hawaii sampai California. Itu setara dengan 85%  luas Indonesia yang berukuran 1,9 juta km2.

 

Setiap tahun terdapat volume sampah mencapai 300 juta ton dan 8 ton di antaranya mengalir ke laut. Jumlah tersebut setara dengan lima kantong plastik setiap 30 cm di sepanjang garis pantai dunia. Ironisnya, jumlah yang didaur ulang malah kurang dari 8 persen. Cara yang cukup efektif untuk mengurangi volume limbah tersebut adalah dengan mendaur ulang plastik menjadi material dengan fungsi yang berbeda dan usia pakai lebih lama.

 

Itulah yang dilakukan pula oleh Adidas. Brand asal Jerman ini bekerja sama dengan gerakan peduli lingkungan bernama Parley untuk merilis sepatu yang dibuat dari daur ulang plastik. Tujuan mereka melakukan proyek tersebut tidak hanya untuk menciptakan karya unik yang ramah lingkungan saja, tetapi lebih dari itu mereka ingin menyampaikan pesan kepada para pecinta Adidas bahwasanya menjaga laut itu sangat penting dan memerlukan kontribusi dari setiap individu.

 

Parley sendiri adalah jaringan global yang berisikan pencipta, pemikir, dan pemimpin yang bersatu untuk mencegah kerusakan laut. Organisasi ini membawa gerakan lingkungan ke dunia lifestyle footwear kontemporer dengan mengubah sampah plastik menjadi barang-barang yang keren. Beberapa varian Adidas hasil kerjasamanya adalah NMD_CS1 Parley, UltraBOSST Parley, dan UltraBOOST X Parley.

 

Bahan yang digunakan untuk membuat sepatu tersebut yaitu plastik daur ulang yang diambil dari pantai dan daerah pesisir sebelum sampai ke lautan. Umumnya setiap koleksi mengandung 11 botol plastik bekas dan 95% sepatunya terbuat dari sampah plastik dari perairan Kepulauan Maldives. Tahun lalu, koleksi sepatu ramah lingkungan ini terjual hingga 1 juta sepatu. Jika satu sepatu saja sudah cukup mengurangi banyaknya sampah plastik, maka 1 juta sepatu akan memberi nilai yang sangat mengejutkan.

 

Cyrill Gutsch, pendiri Parley for the Oceans mengatakan bahwa upaya menyelamatkan laut dari sampah plastik tidak bisa dilakukan sendirian. Setiap orang bisa memberikan kontribusi, misalnya melalui industri kreatif dengan merancang kembali material produk dan model bisnisnya. Bagi para konsumen, mereka dapat membantu dengan meningkatkan angka permintaan produk.

 

Jika memutuskan untuk tidak menggunakan sedotan plastik lagi saja memiliki dampak besar, terlibatnya merek global seperti Adidas dalam mengurangi sampah plastik akan memberi dampak yang besar bagi lingkungan.

 

Dengan meningkatnya permintaan konsumen akan produk-produk ramah lingkungan, para pelaku industri pun akan semakin bersemangat untuk memproduksinya kembali. Apabila produksi barang ramah lingkungan terus berlanjut, akan semakin banyak pula dampak baik yang akan diterima lingkungan. Saat ini sudah banyak brand-brand ternama yang menjual produk ramah lingkungan, salah satunya adalah Adidas.

 

adidas adidas adidas adidas adidas adidas adidas

Bagikan ini:
error: Content is protected !!