0062 8119985858 info@sarahbeekmans.co.id

Ecotopia adalah sebuah kawasan atau bentuk masyarakat ideal yang ekologis, biasanya kawasan ini hanya dipandang sebagai sebuah khayalan. Kata ecotopia berasal dari gabungan kata ‘ecological’ (ekologis) dan ‘Utopia’.

 

Istilah ini muncul pada tahun 1975 pada judul novel karangan Ernest Callenbach yang mengindikasikan pantai Pasifik Amerika Serikat. Dewasa ini, istilah ecotopia juga dipakai di sebuah area dalam mal di Bangkok, Thailand.

 

Bangkok adalah ibu kota negara sekaligus kota terpadat di kerajaan Thailand. Luas wilayahnya sekitar 1.568,7 km2 di delta Chao Phraya River di pusat Thailand dan memiliki populasi sebanyak lebih dari 8 juta penduduk, atau sekitar 12,6 persen dari populasi negara. Kota ini merupakan pusat ekonomi negeri Thailand dan menjadi jantung bagi investasi dan pengembangan negara.

 

Sektor terbesar dalam ekonomi negara gajah putih ini adalah wholesale dan retail, industri pariwisata juga merupakan kontributor yang signifikan dalam ekonomi Bangkok. Tak heran jika banyak tempat berbelanja dalam berbagai tingkatan yang dapat dijumpai saat berkunjung ke negara ini. Belum lama ini salah satu tempat berbelanja di Bangkok menjadikan dirinya sebagai destinasi eco baru.

 

Salah satu pusat perbelanjaan paling favorit di Bangkok, Siam Discovery, telah me-launching kembali lantai keempat gedungnya sebagai zona ramah lingkungan bernama Ecotopia.

 

Mereka mendedikasikan seluruh area di lantai empat untuk produk-produk ramah lingkungan terbaik di Bangkok dengan lebih dari 100 brand dan 3.000 produk. Ada berbagai macam produk yang dipasarkan dalam zona tersebut, mulai dari fashion, aksesoris, makanan, produk kecantikan, peralatan dan dekorasi rumah, hingga gadget dan alat tulis yang ramah lingkungan.

 

Zona ramah lingkungan ini menyediakan segala macam produk yang benar-benar mencakup setiap bagian kehidupan ramah lingkungan Anda. Area ini dipenuhi oleh produk-produk yang dibuat secara lokal dan dari bahan-bahan alami. Baju-baju dan kosmetik berbahan organik dapat kita temukan dalam berbagai merek, seperti Ritimian, Buhkram, Artwork, Taktai, Banh, dan masih banyak lagi.

 

Para penikmat makanan sehat juga dapat menemukan superfood ‘makanan kaya nutrisi’ yang disediakan oleh brand produk kesehatan terkenal bernama Baimiang. Brand ini memproduksi makanan yang dibuat dari bahan-bahan alami dan organik.

 

Selain makanan, Ia juga menjual sabun sehat, sampo sehat, lotion sehat, dan sebagainya. Buah-buahan organik segar dan dikeringkan yang diproduksi oleh Doi Kham juga dapat ditemukan di Ecotopia, yang mana terdapat sebuah sudut untuk pengunjung membuat resep smoothie sendiri.

 

Doi Kham adalah brand yang didirikan pada tahun 1994 oleh Crown Property Bureau (CPB) atas permintaan Raja Bhumibol Adulyadej. Produk yang disediakan berasal dari proyek pertanian kerajaan yang kaya akan berbagai jenis bunga, tanaman herbal, buah-buahan, dan sayuran hasil tanam petani lokal. Semua produk yang mereka produksi tidak mengandung bahan pengawet maupun perasa buatan.

 

Selain menyediakan produk-produk ramah lingkungan dari dalam negeri, ada beberapa brand internasional yang juga tersedia di sana, seperti Basicteeory, Least Studio, Labrador, House of Marley, Superbee, Kudos, dan lain sebagainya.

 

Meskipun areanya jauh lebih kecil dibanding mal ramah lingkungan yang ada di Swedia, tetapi cukup membuktikan bahwa mal ini juga peduli terhadap lingkungan.

 

Tidak penting seberapa besar ukurannya, yang paling utama adalah kesediaan untuk memulai karena ‘sedikit demi sedikit lama-lama akan menjadi bukit’. Satu per satu orang sudah semakin sadar akan perlunya aksi ramah lingkungan, semoga semakin banyak orang yang akan mewujudkan ecotopia menjadi nyata.

 

ecotopia ecotopia ecotopia ecotopia

Bagikan ini: