0062 8119985858 info@sarahbeekmans.co.id

Tak perlu diragukan lagi, Kate Middleton adalah salah satu perempuan paling fashionable di dunia. Gaya berpakaiannya yang sopan, anggun dan sopan namun tetap stylish membuatnya menjadi panutan banyak wanita di seluruh dunia. Tidak hanya itu, keunikan lainnya adalah gaya recycle-nya atau memakai ulang pakaian yang sama di lain kesempatan.

 

Hal tersebut membuat tidak hanya perempuan biasa yang mengidolakan gaya busana Kate. Beberapa selebriti bahkan terang-terangan dan sangat bangga memakai ulang busana mengikuti istri dari Pangeran William tersebut.

 

Kate Middleton dan Busana di Red Carpet

Tidak  hanya dalam keseharian tapi ia juga memakainya di acara red carpet yang pada hakekatnya para artis tidak pernah memakai ulang gaun yang sama di acara red carpet lainnya. The duchess of Cambridge tetap memakai ulang busana di saat saat ia menghadiri Tusk Conservation Awards di London beberapa minggu yang lalu. Ia terlihat sangat anggun mengenakan baju yang terbuat dari bahan chiffon teal dengan model lace dari Jenny Packham yang telah dikenakannya enam tahun lalu ke konser menandai penghitungan mundur di Olimpiade London.

 

Kate bahkan  juga mendaur ulang aksesorisnya , memakai sandal Jimmy Choo dan anting-anting chandelier yang dipinjam dari koleksi Ratu. Orang mungkin bertanya mengapa mengulang gaun masih menjadi sesuatu yang harus dipuji untuk.

 

The Duchess of Cambridge awalnya menugaskan Packham untuk membuat versi gaun pengantin Aspen-nya yang telah dipesan lebih dahulu untuk perayaan Olimpiade Mei 2012. Korset bertatahkan kristal Swarovski dan rok berkancing dengan perhiasan kristal dan bunga semuanya dikerjakan ulang dengan warna biru-hijau cemerlang.

 

Gaya sustainable atau keberlanjutan perlahan mulai menjadi percakapan yang tak terhindarkan, dan ia merupakan salah satu pelopor yang memakai ulang  pakaian di karpet merah. Ia “mendaur ulang” gaun dan sebagai fashion icon , hal tersebut merupakan langkah yang perlu disambut baik.

 

Kate Middleton dan The Tusk Conservation Awards

The Tusk Conservation Awards yang bekerja sama  dengan Investec Asset Management, memberi kesempatan untuk merayakan orang-orang yang berjasa sangat luar biasa, yang pekerjaan dan kehidupannya mungkin tidak diperhatikan di luar wilayah kerja mereka. Pekerjaan mereka yang berhubungan dengan satwa liar dan komunitas di Afrika melindungi masa depan bagi kita semua.

 

Mereka melindungi hewan yang sudah rawan, salah satunya adalah singa Afrika yang sekarang menempati kurang dari 1,1% dari keseluruhan populasi, dengan populasi global di bawah 25.000 yang masih tersisa di alam liar.Contoh yang lain adalah Badak hitam yang telah ada di bumi selama 50 juta tahun. Saat ini badak hitam tersebut hanya tersisa kurang dari 5 ribu spesies.

 

Pangeran William yang biasa di sebut Duke of Cambridge  mengatakan, “Penghargaan ini sangat berarti bagi saya secara pribadi, memainkan peran besar dalam misi kami untuk melestarikan satwa liar Afrika yang berharga bagi rakyat. Sangat penting bahwa kita mengakui dedikasi para pahlawan tanpa tanda jasa dan keberanian penjaga hutan mempertaruhkan hidup mereka, siang dan malam, di garis depan konservasi. Kita semua berhutang banyak terima kasih kepada mereka. ”

 

Pemenang Tusk Award di tahun 2018 adalah :

Pete Morkel sebagai pemenang Pangeran William Award untuk Konservasi, Vincent Opyene sebagai pemenang Tusk Award untuk konservasi di Afrika dan

Julius Obwona untuk pemenang Tusk Wildlife Ranger Award.

 

Para pemenang Tusk Award di undang pada upacara gala di Banqueting Hall di London pada tanggal 8 November dan mereka dapat bertemu  langsung dengan Pangeran William dan istrinya yang cantik, Kate Middleton.

 

kate middleton kate middleton kate middleton kate middleton kate middleton

Bagikan ini: