Kosmetik La Bouche adalah merek lipstik yang sadar lingkungan dan merek ini tidak hanya menawarkan nuansa merah yang sempurna, tetapi juga bahan alami dan kemasan yang berkelanjutan. Kosmetik ini di dirikan dengan tujuan agar kesadaran plastik dari kedalaman lautan semakin di perhatikan dan membuat kita semakin menyadari pentingnya melindungi laut dari sampah plastik dan sebisa mungkin mendaur ulang sampah plastik tersebut.
Label kosmetik pada umumnya menggunakan kemasan plastik dan ketergantungannya yang tinggi pada minyak sehingga akan susah menemukan daftar desainer di bidang kosmetik yang sadar lingkungan. Namun rumah mode perancis ini sedang merevolusionerkan industrinya, dengan memberikan perhatian lebih kepada lingkungan dan memberikan nilai-nilai humani. Packaging kosmetik mereka adalah bebas dari plastik dan isi ulang warnanya adalah isi ulang paling ramah lingkungan yang pernah dibuat dan tanpa polimer berbahaya.
“Saya suka ide bahwa membeli lipstik dapat menjadi aktivis karena itu merupakan simbol hati nurani,” kata model Anja Rubik, wajah asli Maison tersebut, yang meluncurkan dua warna baru dengan toko konsep New York The Webster awal tahun ini. Dia melanjutkan: ‘Hanya kreativitas dan kolaborasi yang akan mengakhiri polusi plastik laut.’
Nicolas Gerlier Pendiri Kosmetik La Bouche
Nicolas Gerlier menciptakan” rumah kosmetik ” karena di saat menciptakan La Bouche Rouge, ia terinspirasi oleh “rumah parfum karena ia percaya industri kecantikan harus kembali ke nilai seni dan mempromosikan keberlanjutan produk sebagai inti dari strateginya. Ia merupakan guru kecantikan dari Perancis yang mempunyai pengalaman selama dua tahun di perusahaan L’Oréal and Phyto.
Nicolas Gerlier menegaskan bahwa mereknya adalah produk kosmetik sel pertama yang diinkubasi di stasiun F, kampus start-up Paris Xavier Niel. La Bouche Rouge, yang akan segera memperluas penawaran make-up, juga membuat lipstik yang dipesan lebih dahulu mulai tahun ini , berkat aplikasi yang mengambil foto berwarna dan memindahkannya ke lipstik.
Dengan La Bouche Rouge, profesional kosmetik ini telah menciptakan merek kosmetik mewah, baik yang diinginkan dan menghormati lingkungan dan kemanusiaan.
Dalam memerangi polusi karena terdapat sekitar satu miliar lipstik dibuang setiap tahun kedalam laut sehingga meningkatkan kontaminasi sehingga pada bulan September 2016, Gerlier berkolaborasi dengan Ezra Petronio, seorang direktur kreatif terkenal di industri fashion dan kecantikan, untuk membangun konsep yang yang membuat terobosan dalam kosmetik yaitu lipstik berkelanjutan.
Mengapa Proses Pembuatan Kosmetik La Bouche dilakukan di Paris?
Saat ini, produk tersebut benar-benar diproduksi di Perancis, tetap setia pada kisah sejarahnya. “Kami bahkan memutuskan untuk menolak untuk mengimpor produk kami di China karena itu memerlukan pengujian pada hewan,” tegas Soriano yang merupakan COO dari La Bouche.
Soriano juga mengungkapkan dengan banyaknya lipstik dibuang setiap tahun di dunia sehingga ia yakin bahwa generasi kita tidak dapat terus berpikir, menghasilkan, dan mengkonsumsi seperti generasi sebelumnya. Lahan limbah akan semakin penuh,itulah sebabnya mereka menciptakan merek yang peduli dengan lingkungan. Ini adalah proyek yang bertanggung jawab secara sosial yang didorong oleh semangat.
Lipstik dari La Bouche Rouge telah dikemas dalam tempat yang terbuat dari kulit yang bisa di pakai ulang. Isi ulangnya juga dari ramah lingkungan: tanpa polypropylene dan polyoxymethylene. Dari sisi formula, La Bouche Rouge juga menyingkirkan bahan pengganggu endokrin. Buat kamu para pencinta kosmetik yang ingin ikut menjaga keseimbangan lautan bisa beralih ke kosmetik La Bouche dari Paris ini.



