0062 8119985858 info@sarahbeekmans.co.id

Natalie Portman  yang lahir dengan nama Neta-Lee Hershlag  lahir pada tanggal 9 Juni 1981 di Jerusalem. Ia adalah seorang aktris, produser, dan sutradara film dengan kewarganegaraan ganda  yaitu Israel dan Amerika. Dia aktris yang berbakat terbukti dengan sederet penghargaan antara lain Academy Award dan dua Golden Globe Awards.

 

Portman membuat debut filmnya sebagai Mathilda, protégée muda dari seorang pembunuh bayaran, di film  Léon: The Professional. Saat masih di sekolah menengah, ia mendapatkan pengakuan internasional untuk membintangi sebagai Padmé Amidala di Star Wars: Episode I – The Phantom Menace. Selama 4 tahun tahun 1999, ia belajar di Harvard University untuk gelar sarjana psikologi.

 

Dia terus berakting ketika di universitas dan membintangi sekuel Star Wars: Episode II – Attack of the Clones. Pada tahun 2004, Portman dinominasikan untuk Academy Award Aktris Pendukung Terbaik dan memenangkan Golden Globe Award atas perannya memainkan stripper misterius di film Closer. Setelah itu ia melanjutkan memainkan film dalam trilogi Starward Episode III.

Ia juga bermain sangat bagus  sebagai Jacqueline Kennedy dalam film biografi Jackie dan film ini membuatnya menerima nominasi Oscar ketiganya. Ia juga mencoba menjadi sutradara dalam film pendek Eve dan drama biografis A Tale of Love and Darkness. Pada tahun 2008, ia menjabat sebagai anggota juri termuda dari Festival Film Cannes. Portman merupakan pembela hak-hak hewan dan penyebab kerusakan lingkungan.

 

Natalie Portman Pembela Hak Hewan

Portman telah menjadi pendukung lingkungan sejak kecil, ketika dia bergabung dengan sebuah lagu lingkungan dan kelompok tari yang dikenal sebagai Anak Patrol Dunia dan dia juga anggota gerakan One Voice . Portman  juga merupakan seorang advokasi untuk hak-hak hewan dan menjadi vegetarian ketika dia berusia delapan tahun, keputusan yang datang setelah dia menyaksikan demonstrasi operasi laser pada ayam saat menghadiri konferensi medis dengan ayahnya. Dia lalu  menjadi vegan pada tahun 2009 setelah membaca Jonathan Eating Animals karya Jonathan Safran dan kemudian ia membuat film dokumenter tentang sistem pertanian di AS dengan judul yang sama.

 

Pada tahun 2007, ia meluncurkan sepatu vegan miliknya sendiri.Ia melakukannya karena selama ini ia menggunakan sepatu dari target yang tentunya bukan dari kulit karena sangat murah namun ia merasa sepatu Stella McCartney tidak terjangkau untuk semua orang sehingga ia meluncurkan sepatu dari bahan vegan dengan merek Té Casan. Merek sepatu ini hanya bertahan setahun dan websitenya juga sudah tidak ditemukan lagi, namun jika Anda ingin membeli masih bisa di dapatkan di beberapa toko online dan juga di ebay.

 

Natalie Portman dan Global Green USA

Pada tahun 2007, Portman pergi ke Rwanda dengan Jack Hanna, untuk memfilmkan film dokumenter, Gorillas on the Brink. Kemudian, pada upacara penamaan, Portman menamai bayi gorila Gukina, yang berarti “bermain.Acara ini adalah bagian dari seri Saving a Species.

 

Ia juga bersedia meminjamkan namanya kepada kegiatan lingkungan lainnya. Dia membuat video yang disebut “This bulb” dengan Kyra Sedgwick dan Chloe Sevigny untuk menjelaskan bagaimana dengan hanya mengubah bola lampu dapat membantu membalikkan efek gas rumah kaca.

 

Selain itu ia secara aktif terlibat dengan Global Green USA, afiliasi Amerika Green Cross International nirlaba yang berfokus pada mendorong perubahan nilai global menuju masa depan yang berkelanjutan dan aman. Global green USA mengadvokasi dan memberikan solusi cerdas untuk pemanasan global termasuk pembangunan hijau untuk perumahan, sekolah, kota dan komunitas yang terjangkau, yang dapat menghemat uang, meningkatkan kesehatan serta menciptakan lapangan kerja hijau.

 

Pada September 2017, karyanya di film tersebut di akui oleh Penghargaan Asosiasi Media Lingkungan dengan memberikannya Penghargaan Komitmen Berkelanjutan.  Portman tidak memakan produk hewani atau memakai bulu, atau kulit hewan apa pun. Semua sepatunya  berasal dari Target dan Stella McCartney  yang tidak menggunakan bulu sama sekali di dalam proses produksinya.

 

Ia berkata bahwa ia memilih untuk beradaptasi dengan gaya hidup berkelanjutan setelah mempelajari risiko kesehatan dan efek lingkungan yang datang dengan produksi massal hewan. Natalie Portman berkata bahwa menerima penghargaan tersebut adalah kehormatan dan pengingat berharga bagi dirinya bahwa ia tidak sendirian dalam pertarungan dalam melindungi lingkungan.

 

natalie portman natalie portman natalie portman natalie portman

Bagikan ini: