0062 8119985858 info@sarahbeekmans.co.id

Prisia Nasution, aktris berwajah cantik ini lahir di Jakarta, Indonesia, 1 Juni 1984 dari pasangan Robert Nasution dan Siti Sundari. Wanita yang akrab disapa Phia ini memang sudah telihat agak tomboy sejak kecil jika dibandingkan teman-teman perempuannya, hal ini semakin terlihat pada ketertarikannya pada seni bela diri Indonesia pencak silat saat Ia duduk di bangku SMP.

 

Setelah lulus SMA, Phia kemudian kuliah di Swiss German University, BSD, Serpong, Tangerang dengan mengambil jurusan teknologi informasi. Pada masa kuliahnya itu, banyak tawaran yang datang untuk menjadikan dirinya sebagai model. Meskipun tidak lahir dari keluarga yang kekurangan, tawaran-tawaran pekerjaan menjadi model tersebut langsung Ia terima. Phia berfikir ini adalah salah satu cara mendapatkan uang tanpa harus merepotkan kedua orang tuanya lagi.

 

Setelah puas bekerja pada bidang permodelan, kini Phia menjajaki dunia perfilman, sinetron, pembawa acara dan juga iklan. Selain sibuk di dunia entertain, kini Phia sibuk menjadi aktivis peduli lingkungan.

 

Kepeduliannya ini terlihat pada aksinya di pagelaran seni penggalangan dana yang bekerjasama juga dengan WWF pada tahun 2012 lalu. Tidak hanya sebuah penggalangan dana, dalam acara tersebut memiliki tema peduli lingkungan seperti pada pemakaian kostum. Pada acara pagelaran tersebut, Phia tampak cantik dengan menggunakan Baju Amazon khas Papua namun sudah dimodifikasi karena Baju Amazon asli dari Papua berasal dari bulu binatang. Baju tersebut diubahnya menggunakan material ijuk pengganti bulu binatang. Acara tersebut terselenggara dengan tujuan bisa menginpirasi semua masyarakat untuk cinta lingkungan.

 

Kecintaan pada lingkungan juga terlihat pada berbagai macam acara aktivitas sosial yang telah Ia ikuti. Phia selalu menyuarakan pentingnya penyelamatan lingkungan, khususnya tentang isu nasional seperti pemanasan global dan meluasnya kerusakan alam karena banyak penebangan pohon secara liar.

 

Sebagai duta cinta lingkungan, Phia juga selalu melakukan sosialisasi ke berbagai daerah terutama daerah yang masih banyak memiliki hutan. Di sana, Phia mengadakan bakti sosial dan penyuluhan yang intinya mengajak warga sekitar hutan untuk melestarikan sekaligus menjaga hutan beserta ekosistemnya.

 

Pada tahun 2014, salah satu produk kecantikan bernama Kiehl’s mengajak Phia untuk ikut menyuarakan tentang kepeduliannya terhadap lingkungan dengan cara mengurangi penggunaan kantong plastik dan diganti dengan Kiehl’s Folding Bags.

 

Masih di tahun yang sama, Phia melakukan blusukan ke hulu sungai Cisadane, di sana Ia mengajarkan anak-anak muda untuk peduli terhadap lingkungan. Tujuan dari blusukan ini untuk menyadarkan generasi muda dan selanjutnya untuk terus menjaga lingkungan dengan tidak membuang sampah ke sungai dan melestarikan tanaman yang ada di sekitaran sungai.

 

Selain mengkapanyekan secara langsung dari satu daerah ke daerah lain, Phia juga gencar menyuarakan peduli lingkungan pada media sosial milikinya bahkan Phia juga ikut serta dalam pembuatan film berdurasi pendek. Film pendek berdurasi lima menit ini bercerita tentang keindahan alam Indonesia yang belum terjamah tangan manusia yang merusaknya, serta ikut serta menjaga dan melestarikan.

 

Pada tahun 2017 lalu, Phia juga sempat bercerita tentang beberapa peliharaannya seperti ikan, kucing dan anjing di rumahnya. Sebagai duta cinta lingkungan, banyak yang sudah Ia temui di hutan diantaranya orang utan dan macam yang sakit atau terluka karena ulah manusia. Hal tersebut membuatnya harus merawat dan melestarikan populasinya dengan cara merawatnya sendiri di rumah. Setelah dirawat dengan baik sampai sembuh, Phia langsung mengembalikan ke habitat aslinya.

 

Pada tanggal 12 Mei setiap tahunnya, Phia juga tidak ketinggalan ikuti pada rangkaian acara Coral Day, acara ini melakukan pembersihan laut setiap tahunnya. Pada acara ini Phia mengajak masyarakat agar menghentikan pencemaran laut dengan acara tidak membuang sampah, tidak meracuni ikan-ikan dan tidak membuang limbah kimia ke dalam laut serta mempromosikan keindahan laut Indonesia.

 

Sebagai duta cinta lingkungan, Phia mengaku melakukannya atas dasar panggilan dari hati. Bahkan dirinya tidak mendapatkan imbalan berupa materi setiap  melakukan kegiatan lingkungan. Sering kali Phia juga mengeluarkan dana yang tidak kecil untuk menggelar acara peduli lingkungan seperti penanaman pohon di beberapa daerah.

 

Jiwa peduli lingkungan dalam diri Prisia begitu kuat tertanam dalam dirinya. Ini dibuktikan dengan begitu banyak hal yang Ia lakukan demi berkontribusi dalam upaya menyelamatkan bumi dan lingkungan. Kecintaan pada lingkungan  yang di lakukan oleh Prisia Nasution patut di acungi jempol dan perlu kita contoh.

 

prisia nasution prisia nasution prisia nasution prisia nasution

Bagikan ini: