0062 8119985858 info@sarahbeekmans.co.id

“Energy is contagious positive and negative alike. I will forever be mindful of what and who I am allowing in to my space.”

Unknown

 

Plaza Mayor yang merupakan salah satu ruang terbuka paling cantik di seluruh Spanyol dikelilingi deretan bangunan berlantai empat dengan lorong kecil yang meliuk-liuk  mengingatkan akan city centre sewaktu di Doha.

 

Awalnya daerah ini bernama Plaza del Arraba diganti menjadi Plaza de la Constitución lalu menjadi Plaza de la República. Bangunan yang memiliki arsitektur indah ini bertingkat empat dan bentuk bangunannya sangat mirip satu sama lain.

 

Restaurant dan cafe outdoor berada di lantai dasar dan lantai lainnya digunakan sebagai hotel dan apartment. Tepat di tengah ruang terbuka terlihat  patung Raja Philip III yang mengendarai kuda dengan gagahnya. Beliau adalah raja yang memimpin Spanyol saat Plaza Mayor  telah selesai dibangun.

 

Hingga kini, ragam acara telah diselenggarakan termasuk acara tahunan terkenal mulai dari festival yoga, festival San Idiro hingga Christmas Market dengan aneka penganan local dari seluruh penjuru Eropa berada didalam satu tempat.

 

Sore itu, setelah acara tradeshow, saya dan mbak Rika beserta seluruh peserta lainnya dari Indonesia menuju  ke Restaurant Sabor Nusantara, satu-satunya restaurant Indonesia di Madrid.

 

Sabor berasal dari bahasa Spanyol yang berarti rasa dan  terletak di sudut jalan Calle Viriato yang lokasinya sekitar 100 meter dari stasiun Iglesia Metro.  Jalanan terbuat bebatuan yang dijejer rapi dan deretan bangunan dengan gaya aristokrat membuat saya seakan kembali ke zaman kuliah di London .

 

Setiap pulang campus, saya merapah perlahan setiap jengkal dari kelokan berbatu di Covent garden. Menapaki Piazza hingga ke gereja St Paul sembari menikmati suara kisikan ranting yang tertiup angin.

 

Restaurant di bangunan bergaya aristokrat ini berhasil memperkenalkan makanan Indonesia terutama nasi goreng pedas dengan taburan kerupuk ke warga local yang terbiasa menikmati Paella, nasi goreng khas Spanyol.

 

Selain itu juga memperkenalkan ikan asam manis, rendang, sate, soto betawi, gado-gado hingga minuman dengan cita rasa lokal yaitu teh botol Sosro.  Kami diundang dinner oleh Dubes Spanyol  saat itu yang kini menjabat sebagai dubes Malaysia yaitu Pak Hermono beserta istri, bu Kiki Hermono.

 

Menuju kesana saya diberitahu kalau istri dari pak dubes adalah adik dari Pak Basuki Hadimuljono, menteri PUPR. Saya sangat excited karena sedari dulu mengidolakan sepak terjang pak Basuki terutama dalam membangun jalan tol di Indonesia hingga ingin rasanya berterima kasih langsung kepada beliau.

 

Ibu Kiky sangat down to earth  dan  aura positif  terpancar jelas dari diri beliau. Saya duduk mengamati beliau berbincang, menikmati moment saat aura positif beliau ikut menghangatkan hati.  Disaat sudah menikmati makanan dan ingin pamit, saya berkata, “Bu Kiky, mohon sampaikan salam untuk kakaknya, pak Basuki.”

 

“Oh iya, nama lengkap mbak siapa,  nanti saya sampaikan salamnya.”  Jawab bu Kiky dari seberang meja dengan ramah.  Seketika semua yang di sekeliling meja tertawa terbahak-bahak mendengar kepolosan saya menyampaikan salam seakan teman masa kecil saja.

 

Saya pun menyadari  dan buru-buru menjelaskan “Oh Pak Basuki tidak kenal saya, saya bukan siapa-siapa. Saya hanya salah satu dari sekian banyak  yang mengagumi cara kerja  beliau dalam membangun jalan tol di Indonesia.” Sambil menggaruk kepala yang tidak gatal karena salah tingkah.

 

Mbak Puri, ketua ITPC Spanyol menimpali dengan masih tertawa, “ Kalau beneran disampaikan oleh bu Kiky, nanti pasti pak Basukinya bingung dan akan jawab, ‘Sarah ? Sopo iki ?’ “ Yang lain kembali tertawa termasuk saya pun ikut menertawakan kekonyolan sendiri.

 

Selalu ingin bertemu dengan orang yang meyebarkan aura positif walau pun hanya sekejap akan saya lakukan, walau pun penuh perjuangan untuk mewujudkannya.  Teringat sebagaimana jungkir baliknya agar bisa tatap mata langsung dengan idola mulai dari Simon Sinek, Brad Meltzer hingga Robert Greene.

 

Aura mereka semuanya sangat positif hingga bisa merasakan kehangatan seperti saat bertemu dengan ibu Kiky.  Saya sangat menikmati moment ketika bisa connect with a positive person because I can regain my lost spark, feel more energetic and alive.

 

Sebagai manusia, dalam keseharian saya bisa  menyerap energi dari orang sekitar, negative atau pun positive. They can inspire me or drain me so I better pick them wisely.

 

Dear me, always share the positivity of life with others. Sometimes a person doesn’t need anything else but just reassurance that life is amazing despite all the challenges.

 

“Be such a beautiful soul that people crave your vibes.”

Unknown

 

April 29th, 2022

Bagikan ini:
error: Content is protected !!