0062 8119985858 info@sarahbeekmans.co.id

“The present moment is filled with joy and happiness. If you are attentive, you will see it.” – Thich Nhat Hanh

 

Setelah membayar dan mengangguk sopan pada pemilik warung, saya melangkah pelan meninggalkan meja kayu yang menjadi saksi jeda kecil hari ini.

 

Perlahan melangkah menyusuri trotoar yang mulai remang, diiringi lampu jalan yang meredup-menyala seperti kedip mata yang letih. Angin malam berembus lembut, membawa aroma debu bercampur wangi samar bunga kamboja dari pekarangan gedung tua di sudut jalan.

 

Jalanan lengang, hanya sesekali deru motor lewat, memecah keheningan yang terasa akrab. Pohon yang berjajar di tepi jalan berdiri seperti penjaga diam, bayangannya melintang lembut di bawah cahaya bulan yang malu-malu muncul dari balik awan.

 

Langit malam terbentang seperti canvas kosong, dihiasi garis tipis awan keperakan yang melintang dengan lembut. Setiap langkah seolah mengingatkan bahwa hidup bukan soal seberapa jauh kita berjalan, melainkan bagaimana kita menikmati setiap ayunan kaki, perlahan, tanpa tergesa.

Pikiran saya melayang pada hal-hal yang dulu terasa begitu mendesak, tapi malam ini, di jalan asing yang jauh dari Indonesia, saya belajar sesuatu. Ada keindahan yang hanya bisa ditemukan saat kita melambat, saat kita menyusuri setiap sudutnya dengan rasa syukur.

 

Saya menghentikan langkah di ujung trotoar, berdiri di bawah lampu jalan yang temaram. Dalam hening itu, saya tersenyum kecil. Hidup tak selalu tentang tujuan akhir.

 

Terkadang, yang paling berarti adalah apa yang kita temukan sepanjang perjalanan. Detik-detik yang dihadirkan bukan untuk dikejar, tapi untuk dirasakan dan di situ, makna sesungguhnya

 

“We don’t discover the meaning of life at the end. We uncover it in the moments along the way.”

Part 6.

 

 

 

 

 

Bagikan ini:
error: Content is protected !!