0062 8119985858 info@sarahbeekmans.co.id

“It takes guts and humility to admit mistakes. Admitting we’re wrong is courage, not weakness.”

Roy T. Bennett

 

Di salah satu negara yang untuk kesekian kalinya saya kunjungi bersama mbak Yovi, siang itu sangatlah cerah dengan langit sebiru batu sapphire menemani business trip kami kala itu. Kami sedang berada di booth masing-masing saat atase perdagangan untuk Indonesia datang menghampiri booth.

 

“ Mbak Yovi harus menjaga kepercayaan buyer ini karena merupakan salah satu buyer besar namun sempat mempunyai pengalaman buruk dengan salah satu exporter Indonesia hingga dia protes ke embassy.”

“Masalah apa, pak ?” Kami berdua terbelalak shock dan penasaran.

 

“Ada perusahaan tas rotan mendapat order satu container 40 feet, namun setelah sampai, kualitasnya jauh dibawah standard. Dia tidak mau mengakui kesalahannya dan ingin lari dari tanggung jawab sehinggga hampir mencoreng nama negara.” Pak Atdag menjelaskan dan kami semakin shock.

 

Cuplikan kisah ini mengingatkan betapa pentingnya mengakui kesalahan yang telah diperbuat. Mistakes are a part of the human experience, yet not everyone can acknowledge when they mess up.

Teringat saat saya membuat kesalahan, it was a sinking feeling. The temptation to sweep it under the rug, pretend it never happened, and even try to blame someone else for my slip-up. After all, admitting I was wrong can feel like opening myself up to judgment or consequences I’d rather avoid.

 

But here’s the truth: mengakui saat saya berbuat salah dan meminta maaf tanpa banyak alasan bukanlah tanda bahwa saya adalah orang yang lemah. It’s actually a demonstration of strength and integrity. It takes courage to own up to my faults, to look them square in the eye, and to take responsibility for them.

 

And you know what’s even more powerful after I admit my mistake? The growth that comes from those moments of humility. When I make mistakes, I am allowed to learn and evolve. Each misstep is a lesson in disguise, offering me insights and wisdom that I wouldn’t gain otherwise.

 

“Mistakes are always forgivable if one has the courage to admit them.” Bruce Lee

 

 

Bagikan ini:
error: Content is protected !!