0062 8119985858 info@sarahbeekmans.co.id

“We love others in response to the way we’ve been loved by others.” — Jay Shetty

 

Mobil terus bergerak yang bergerak menuju airport, seperti mengantar saya pada sebuah pengertian yang selama ini mungkin sudah ada, hanya belum sempat saya lihat dengan jelas.

 

Lampu jalan memantulkan cahaya lembut di kaca, membuat semuanya terasa sedikit lebih perlahan, seolah dunia memberi ruang agar hati saya bisa bernapas lebih tenang.

 

Sophie masih bersandar dengan wajah tenang, tanda doanya belum benar-benar pergi dari udara. Chloe menatap ke jendela, tetapi sentuhannya tadi masih terasa seperti garis halus yang menandai bahwa saya tidak sedang berjalan sendiri.

 

Dua anak ini tidak pernah perlu bicara panjang untuk mengajarkan sesuatu. Mereka hanya hadir dan kehadiran itu sudah lebih dari cukup.

 

Di moment itu saya menyadari bahwa mereka bukan sekadar dua anak yang mengikuti ke mana pun langkah saya pergi. Mereka adalah penanda yang mengembalikan saya pada hal-hal yang sering terlewat.

 

Doa lembut Sophie membawa ketenangan, seperti gema yang masih berputar meski ruang telah kembali sunyi. Sentuhan Chloe memberi kehangatan yang muncul tanpa perlu dicari, hadir begitu saja tepat ketika saya membutuhkannya.

 

Sore itu saya mengerti bahwa kasih yang mereka berikan lahir dari cara mereka merasakan dunia bersama saya. Cinta seperti itu bergerak tenang namun pasti, mengalir kembali kepada saya dalam bentuk yang sederhana tetapi menguatkan.

 

“You can only have as much love for yourself as you can express to others” Brian Tracy

Part 4.

Bagikan ini:
error: Content is protected !!