Wisata mangrove di Indonesia menjadi pilihan yang sangat tepat untuk mengisi waktu luang atau waktu libur Anda. Berkunjung ke tempat wisata tidak harus wisata hutan atau wisata air saja, tetapi Anda bisa berkunjung ke hutan mangrove. Wisata ini cukup unik karena di hutan mangrove Anda akan merasakan wisata hutan sekaligus wisata air.
Wisata hutan mangrove adalah wisata alam yang akan meningkatkan kesadaran dalam menjaga hutan khususnya hutan mangrove, mengingat sekarang ini hutan mangrove di Indonesia mulai berkurang.
Hutan mangrove juga dikenal sebagai hutan bakau, tanaman mangrove ini hidup di air payau, berada di tepian air laut dan hidup dipengaruhi pasang surut air laut. Hutan mangrove ini sangat membantu agar tidak terjadinya pengikisan air laut dengan darat.
Bagi Indonesia hutan mangrove sangatlah penting karena Indonesia adalah negara kepulauan yang memiliki garis pantai yang panjang. Dahulu Indonesia memiliki banyak hutan mangrove yang tumbuh secara alami dan beberapa di antaranya dijadikan tempat wisata.
Ibu kota Indonesia yaitu Kota Jakarta semakin panas karena memiliki banyak perumahan penduduk yang padat, berbagai gedung pencakar langit, dan perindustrian yang semakin berjamur di mana-mana.
Namun tidak semua tempat di Kota Jakarta panas dan gersang karena Anda bisa menikmati kawasan hijau di daerah Pantai Indah Kapuk, Muara Angke, Jakarta Utara.
Tempat ini memiliki udara yang sangat bersih dan sejuk, selain itu Anda akan melakukan beberapa aktifitas, seperti menapaki jembatan bambu di sepanjang hutan atau dengan menaiki perahu mengelilingi hutan, dan menanam mangrove.
Perjalanan Anda akan dimulai dengan menyelusuri lorong panjang di tepian hutan bakau. Setelah mengelilingi tepian hutan, saatnya Anda menaiki perahu atau kano. Di atas perahu Anda akan melihat ikan-ikan yang ada di perairan dan Anda juga akan melihat burung-burung yang sedang berterbangan maupun burung-burung yang berada diantara semak-semak pohon mangrove, salah satunya burung bangau.
Setelah bersantai di atas perahu sambil mengelilingi danau, Anda akan diajarkan petugas di sana bagaimana cara menanam mangrove benar. Setelah lelah mendayung perahu dan bercocok tanam, Anda akan diarahkan ke salah satu sudut yang terdapat menara. Sesampainya di menara Anda akan menikmati sunset yang cantik dari atas ketinggian. Tidak hanya sunset, Anda akan melihat segerombolan burung-burung hilir mudik berterbangan ditemani aroma pohon mangrove yang segar.
Momen Anda selama di hutan mangrove Pantai Indah Kapuk sayang apabila disia-siakan begitu saja tanpa mengambil beberapa jepretan dari kamera ponsel. Namun bagi Anda yang sudah membawa kamera fotografi atau konvesional akan dikenakan biaya sebesar 1.000.000 atau lebih. Jika sudah lelah tetapi belum puas mengelilingi hutan mangrove, Anda bisa bermalam di Hutan Mangrove Pantai Indah Kapuk ini.
Selain di Jakarta, Jogja juga memiliki Hutan Mangrove Kulon Progo. Hampir sama dengan Hutan Mangrove Pantai Indah Kapuk, ketika memasuki kawasan hutan Anda akan berjalan menapaki jembatan bambu yang membentang panjang. Ketika berjalan di atas jembatan bambu Anda akan merasa lebih dekat dengan pohon-pohon bakau jika menunduk ke bawah perairan bakau Anda akan melihat biota air, seperti ikan glodog, kepiting, dan keong.
Berjalan sedikit ke arah selatan Anda akan menemukan Pantai Pasir Kadilangu namun pantai ini sangat berbahaya karena kontur tanahnya yang tidak rata. Jika sudah melihat indahnya ombak pantai Anda bisa berbalik arah untuk sampai ke Jembatan Cinta yang terbuat dari bambu dan berbentuk hati. Tidak jauh dari situ Anda akan melihat Menara Pandang yang mirip sekali dengan Menara Eiffel di Paris hanya saja berbahan bambu dan berurukan sangat kecil. Di ujung menaranya juga terdapat bendera merah putih berukuran kecil yang nampak selalu berkibar karena tertiup angin.
Tidak jauh dari Jembatan Cinta dan Menara Pandang terdapat goa yang sangat eksotis. Sebelum Anda memasuki goa, Anda akan melihat tulisan-tulisan yang menarik dan ada sebuah ayunan yang bisa dinaiki jikaAnda ingin bersantai sejenak. Ketika Anda masuk, nuansa asri dari hijuanya dedaunan akan memanjakan mata Anda, aroma mangrove yang segar juga langsung merasuki hidung Anda.
Keluar dari goa, Anda akan melewati Jembatan Api-api, jembatan ini memiliki dua jalur yang berbeda untuk akses keluar dan masuk. Jika Anda menengok ke bawah, Anda akan melihat ribuan udang-udang yang berenang hilir mudik karena di bawah Jembatan Api-api ini adalah kawasan tambak udang.
Wisata mangrove ini akan terasa menyenangkan dan membuat Anda lupa hiruk pikuk kota yang gersang dan panas. Setelah melihat dan merasakan keindahan hutan mangrove, berbagai pelajaran dapat kita ambil dari wisata Mangrove di Indonesia ini.


