0062 8119985858 info@sarahbeekmans.co.id

Paul William Walker IV atau lebih dikenal dengan nama Paul Walker lahir pada tanggal 12 September 1973 di Glendale, California, Amerika Serikat. Walker adalah aktor Amerika Serikat dan menjadi  terkenal pada tahun 1999 setelah membintangi film Varsity Blues. Namun, ia paling dikenal sejak membintangi film the fast and furious sebagai Brian O’Conner.

 

Walker merupakan putra pertama dari pasangan Cheryl Crabtree, seorang model dan sang ayah Paul William Walker III yang bekerja sebagai kontraktor. Dia berdarah campuran Irlandia, Inggris dan Jerman. Cita-citanya ketika dia tumbuh dewasa bukanlah menjadi aktor, melainkan menjadi ahli biologi kelautan dan salah satu idolanya adalah Jacques Cousteau, ahli kelautan asal Perancis. Wajahnya yang tampan membuatnya telah menjadi model cilik sejak kecil dan memulai karir professional di televisi sejak 1985, ketika dia berusia 12 tahun.

 

Paul Walker Sangat Mencintai Lingkungan

Walker kemudian hijrah ke layar lebar lewat film Monster in The Closet namun kurang mendapat sambutan dari Hollywood hingga ia berperan dalam film Meet the Deedles. Sejak saat itu, berbagai tawaran film pun datang padanya, termasuk Varsity Blues yang membuatnya terkenal dan menjadi idola remaja.  Dua tahun kemudian  yaitu pada tahun 2001, Fast and Furious mengubah hidupnya. Dalam film tersebut ia berperan sebagai polisi yang menyamar dan film ini membuat  namanya naik ke jajaran aktor papan atas Hollywood.

 

Di film ini dia beradu akting dengan Vin Diesel dan Tyrese Gybson. Awalnya, Fast and Furious tidak diharapkan bisa meraih sukses sebesar sekarang, namun siapa menyangka film tentang aksi kebut-kebutan dengan mobil balap supermewah bisa meraup untung besar. Selain berperan sebagai polisi, Walker juga membintangi film-film Hollywood  diantaranya Flags of Our Fathers bersama Clint Eastwood, Running Scared, Takers, Into the Blue serta Vehicle 19.

 

Walker yang berpulang pada 30 November 2013 lalu,  semasa hidupnya dikenal sebagai orang yang dermawan dan sangat mencintai lingkungan. Aksi nyatanya benar-benar terlihat mendirikan Reach Out Worldwide Foundation. The Paul Walker Foundation di dirikan sejak kepergiannya dan merupakan salah  satu warisannya yang mendedikasikan kecintaannya untuk melindungi laut dan lingkungan hidup.

 

Kecintaan Paul Walker terhadap Alam Indonesia

Walker pernah berkampanye mengajak masyarakat untuk peduli pada kondisi karang di Kepulauan Mentawai bahkan membuat sebuah petisi yang mengutuk tindakan para nelayan Mentawai yang menggunakan dinamit untuk menangkap ikan.

 

Kondisi alam di Kepulauan Mentawai yang terdiri dari hutan dan laut yang indah dan kecintaannya akan berselancar dan diving membuat dirinya jatuh cinta. Walker membangun sebuah rumah rahasia di sana karena merasa terkesima dengan keindahan alamnya.

 

Sewaktu ia pertama kali datang  ia berpikir Mentawai adalah pulau rahasia karena tidak ada jalan masuk ke sana sehingga ia harus membuka jalan. Ia bahkan memilih membangun rumahnya dengan tangan sendiri dengan menggunakan peralatan sederhana.

 

Saat tinggal di rumah rahasianya, Walker memilih menanam padi sendiri untuk kebutuhan hidupnya. Ia juga menyelam untuk menangkap lobster atau gurita dan memasaknya menggunakan perapian tradisional. Rumah rahasianya tidak memiliki aliran listrik hingga, ia hanya menggunakan lilin sebagai alat penerang di malam hari. Keindahan alam tersebutlah yang membuat Paul Walker menganggap kepulauan Mentawai di Sumatera barat tersebut sebagai surga tersembunyi di Indonesia, dan salah satu tempat terindah di muka Bumi.

 

paul walker paul walker paul walker paul walker

Bagikan ini: