0062 8119985858 info@sarahbeekmans.co.id

“You should really go to the retirement house one day and just talk to them, it will make you wanna do sh*t everyday of your life, because when you see regretting on their face, it’s fuc**ng painful because you can’t do anything about it. It’s regret.”

Gary Vee

 

Leeds adalah salah satu kota terindah, ada denting musik tersendiri mengalun di hati sewaktu saya tinggal di kota ini. Rumah di Cromer Terrace yang saya tinggali pun juga mempunyai suasana yang nyaman.

 

Landlord saya ,Stephen mengingatkan saya akan karakter Donald Duck yang lucu namun kadang suka marah tetapi jika sudah mengenal secara dekat, sama seperti Donald duck, Stephen mempunyai karakter yang sangat baik hati.

 

Muka oval, dagu lancip dengan wajah putih pucat dan pandangan muka yang serius. Namun jika sedang bercanda ia bisa terbahak-bahak hingga mukanya memerah bahkan sampai terbatuk-batuk karena tak kuasa menahan tawa.Sungguh pribadi yang unik.

 

Stephen adalah orang yang pertama menyematkan julukan globerotter kepada saya walaupun saat itu belum banyak negara yang saya kunjungi.

 

Sejak tinggal di Eropa, menjelajahi negara tetangga yang lain sangatlah mudah dan tidak memerlukan biaya yang mahal.

 

Pesawat low cost seperti Easy Jet dan Ryan Air sudah makin di gemari.Selain menggunakan low cost airlines, saya sangat suka menggunakan pesawat KLM.

 

Sering traveling dengan KLM membuat saya menjadi platinum member dari program frequent flyer mereka yaitu flying blue (sekarang telah berubah menjadi skyteam ) dan saya sering mendapatkan miles yang bisa di redeem dengan ticket gratis ke negara Eropa lainnya.

 

Setiap kali Stephen datang berkunjung ke cromer terrace, ia suka sekali bercerita mengenai masa-masa di Polandia hingga kisah disaat ia melarikan diri ke Inggris dan seberapa rindunya ia dengan negara asalnya. Saya pun ikut berbercerita tentang mimpi masa kecil saya yang ingin keliling dunia.

 

Bahkan saking inginnya, saya sempat bercita-cita menjadi pramugari namun karena saya merasa tinggi badan saya tidak mencukupi akhirnya impian menjadi pramugari tersebut pupus di tengah jalan. #bahu mana bahu #shoulder to cry on

 

Sempat terbersit ingin menjadi pilot pesawat agar saya bisa keliling dunia setiap hari, tetapi jangankan pesawat, mobil yang saya kendarai sering menabrak bahkan benda yang tak bergerak, ibaratnya saya adalah supir boom boom car.

 

Bahkan pernah kerumunan becak lagi parkir di bawah pohon nyaris saya tabrak, abang becaknya semua selamat juga becaknya tidak lecet sedikit pun.

 

Tetapi saya akhirnya di mintai uang oleh mereka sebagai uang kaget karena membuat jantung mereka deg-degan karena harus lari-larian pontang-panting di siang bolong.#puk puk

 

Akhirnya saya mengurungkan cita-cita untuk menjadi pilot atau pun pramugari. Namun mimpi saya untuk keliling dunia tidak pernah pupus.

 

Bahkan saking inginnya, jika makan ayam saya selalu memilh bagian sayapnya . Jika mama saya menanyakan alasannya, dengan polosnya saya yang waktu itu memang masih SD berkata bahwa jika saya banyak makan sayap, suatu waktu sayap ini akan membawa saya terbang keliling dunia.

 

“Yang saya kagum dari mama saya, karena ia tidak pernah mentertawai mimpi saya tersebut, Stephen “.

 

“Ibu yang sangat baik dan kamu juga selalu terlihat penuh energy, Sarah”

 

Ia lalu menghela nafas yang merupakan ciri khasnya jika sedang bercerita menyesali masa mudanya.

 

Ceritanya yang selalu di penuhi kata “if only” mampu membuat saya ikut merasakan penyesalan yang membuncah di dadanya.

 

Sarah, always remember, failure is your feedback” sinar matanya yang penuh penyesalan mampu mendera batin saya dan ikut hanyut dalam kesedihannya.

 

Kilatan sinar mata Stephen saat itu akan selalu terpatri dan menjadi penyentak semangat hingga membangkitkan mimpi masa kecil saya yang sempat terkubur yaitu terbang mengepakkan sayap mengelilingi dunia.

 

Kini jika menengok lagi kebelakang, saya sangat bersyukur mimpi tersebut telah menjadi kenyataan. Saya bahkan berani mengelilingi dunia sendirian.

 

Hampir semua negara saya tapaki baik semasa kuliah bahkan sampai kini , pekerjaan membawa saya terbang kemana pun.

 

Siapa yang sangka, karena sewaktu saya bermimpi , saya hanyalah seorang anak SD yang pemalu yang tinggal di luar pulau Jawa yang jauh dari hiruk pikuk Jakarta.

 

Tak ada kata terlambat untuk saya selalu mengejar mimpi sehingga tidak menyesal kemudian hari .

 

Dunia terbentang luas untuk di jadikan pengalaman dan pengalaman adalah guru yang paling berharga.

 

“The cost of not following your heart is spending the rest of your life wishing you had.”

Unknown

 

October 17, 2018

 

Bagikan ini: