Apakah liburan alam yang berkelanjutan atau suistanable tersebut? Liburan tanpa memikirkan dampak negatif terhadap bumi menyebabkan banyak orang mulai membuat alternatif wisata yang lebih bertanggung jawab. Berbagai bentuk wisata alternatif yang berorientasi sebagai liburan yang berkelanjutan (Eco Suistanable) seperti wisata berbasis alam, ekowisata, pariwisata sejarah dan pariwisata budaya. Pariwisata berkelanjutan menjadi sangat populer pada akhirnya apa yang menjadi ‘alternatif’ akan menjadi ‘utama’.
Ada beberapa tips dari ahli perjalanan walaupun terlihat cara yang sederhana namun dapat mengimbangi dampak lingkungan tanpa benar-benar merombak perjalanan Anda.
Tips liburan alam yang berkelanjutan
- Pilih tujuan liburan yang menghargai keberlanjutan atau suistanable
Menurut Indeks Kinerja Lingkungan tahun 2018, negara-negara Eropa misalnya Swiss, Prancis, dan Denmark mengambil posisi teratas sebagai negara paling berkelanjutan di dunia. Meskipun pertumbuhan ekonomi dan pariwisata cepat meningkat, Albania pindah dari peringkat ke-61 pada tahun 2016 menjadi 40 pada tahun 2018 ketika memprioritaskan perlindungan kawasan liar seperti taman laut nasional pertama dan satu-satunya yaitu Taman Laut Karaburun-Sazan, yang didukung oleh Program Pembangunan Perserikatan Bangsa-Bangsa dan Fasilitas Lingkungan Global.
Namibia menjadi negara Afrika pertama yang mamasukkan perlindungan lingkungan ke dalam konstitusinya, dan dengan bantuan Dana Margasatwa Dunia, masyarakat diberdayakan untuk melestarikan, mengelola, dan mengambil manfaat dari satwa liar di tanah mereka.
Menurut wakil presiden WWF tentang perjalanan, pariwisata, dan konservasi yaitu Jim Sano, memilih untuk melakukan perjalanan ke destinasi yang berorientasi pada konservasi adalah salah satu hal paling penting yang dapat dilakukan oleh wisatawan karena dapat mendukung mata pencaharian mereka yang bergerak di industri tersebut yang secara tidak langsung membuat pariwisata berkelangsungan akan tetap ada dan bisa menjamur dimana-mana.
Dua tips lain agar liburan alam yang berkelanjutan
- Transportasi menuju ke sana
Dengan kualitas udara sebagai ancaman lingkungan yang utama bagi kesehatan masyarakat seperti yang tercantum dalam Indeks Kinerja Lingkungan tahun 2018. Sekarang adalah saatnya untuk mempertimbangkan kembali bagaimana kita memilih jenis maskapai.
Perjalanan dengan pesawat sering kali merupakan satu-satunya cara yang layak untuk mencapai beberapa tujuan besar dunia, tetapi salah satu cara termudah bagi wisatawan untuk mengimbangi jejak karbon mereka adalah dengan memilih maskapai ramah lingkungan.
Carilah operator yang menggunakan biofuel penerbangan berkelanjutan – seperti Amerika, Qantas, dan KLM – dan terbang langsung bila memungkinkan. Lebih baik lagi, Forum Transportasi Internasional melaporkan bahwa bepergian dengan kereta api menghasilkan emisi karbon hingga 10 kali lebih sedikit daripada pesawat terbang. Dan kereta api berkecepatan tinggi seperti Eurostar tiga kali lebih hemat energi dibandingkan dengan kereta regional.
Jika Anda ingin memesan kapal pesiar, pertimbangkan kapal kecil yang hemat secara ekonomis sebagai gantinya. Salah satu contohnya: charts dengan 10 penumpang Alaska Dream Cruises bekerja untuk melindungi alam liar Alaska sementara Aqua Expeditions mendanai perawatan paramedis kepada komunitas yang mereka kunjungi dan bekerja untuk melindungi lingkungan terancam punah di Peruvian Amazon dan Sungai Mekong.
- Pesan akomodasi yang eco friendly atau sadar lingkungan
Hotel yang berkelanjutan tidak berarti properti berhemat untuk barang mewah. Sebelum Anda memesan perjalanan Anda berikutnya, pertimbangkan bagaimana pengaruh menginap Anda terhadap ekosistem lokal. Angama Mara di Maasai Mara of Kenya membuat dampak minimal dengan mematuhi kebijakan nol-plastik.
Di Luangwa Selatan di Zambia dan kamp Chinzombo menggunakan energi terbarukan dari panel surya, sistem penyaringan air hujan, dan dibangun menggunakan bahan terbarukan seperti rumput, ilalang, dan komposit daur ulang. Hotel tersebut juga membangun kembali area alami.
Nayara Springs di Kosta Rika menghindari penebangan satu pohon pun selama konstruksi, dan sejak dibuka pada tahun 2017, Wilderness Safaris telah menanam 20.000 pohon di Bisate Lodge di Rwanda.
Di Brasil, Pousada Literária de Paraty menanam begitu banyak tanaman hijau, sehingga menarik cukup banyak burung untuk menciptakan suaka burung pribadi pertama di negara itu. Demikian beberapa tips agar liburan alam yang berkelanjutan dapat Anda lakukan sehingga makin melindungi bumi.



